Jakarta, IDN Times - Indeks Keselamatan Jurnalis 2025 menunjukkan kondisi jurnalis di Indonesia masih berada dalam kategori “agak terlindungi”, meski mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Indeks tahun ini berada di angka 59,5, turun sekitar 0,9 hingga 1 poin dari 2024.
Berdasarkan analisis hasil survei yang digelar Populix, Policy and Society Research Manager Populix Nazmi Tamara menjelaskan, pengalaman kekerasan jurnalis turun hingga 10,77 poin. Namun di sisi lain, pengetahuan jurnalis terkait risiko dan upaya pencegahan meningkat sekitar 20 poin.
“Jadi dibanding 2024, jurnalis lebih tahu akan risiko dan lebih tahu bagaimana upaya preventifnya,” ujar Nazmi dalam acara Peluncuran Indeks Keselamatan Jurnalis 2025, di Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis, Jakarta, Senin (9/2/2026).
