Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo sebut tak ada ganjalan terkait pertemuan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto. (IDN Times/Amir Faisol)
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo sebut tak ada ganjalan terkait pertemuan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto. (IDN Times/Amir Faisol)

Intinya sih...

  • PDIP menyinggung wacana kepala daerah dipilih DPRD

  • DJ Donny sudah lapor polisi terkait teror kiriman bangkai ayam dan bom molotov

  • Pelaku pelempar bom molotov terekam CCTV, ada dua orang pria yang melempar molotov dan jatuh ke atas mobilnya

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sejumlah influencer yang kerap mengkritik pemerintah mendapat teror. Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, mengatakan negara seharusnya bisa melindungi warganya dari segala teror.

Menurutnya, apabila ada kritik yang dibungkam, itu merupakan tanda demokrasi menurun. "(Negara harusnya melindungi), bukan membiarkan teror terhadap warga negara," ujar Andreas Hugo dalam pernyataannya, dikutip Jumat (2/1/2026).

1. PDIP singgung wacana kepala daerah dipilih DPRD

Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira (IDN Times/Haikal)

Andreas meminta aparat penegak hukum menyelidiki teror tersebut. Sehingga masyarakat tidak takut apabila ingin mengkritik penguasa.

"Supaya tidak ada kritik dari masyarakat terhadap pemerintah," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Andreas kemudian menyinggung wacana kepala daerah dipilih DPRD. Padahal, kata dia, rakyat memiliki hak untuk memilih kepala daerahnya secara langsung.

"Di lain pihak, hak rakyat untuk menentukan kepala daerah juga mau diambil," ucap dia.

Diketahui, influencer Ramond Dony Adam atau DJ Donny dan Sherly Annavita mendapat teror dikirimi bangkai ayam. Selain itu, kediaman Dj Donny juga dilempar bom molotov.

2. Dj Donny sudah lapor polisi

Selebgram Ramond Dony Adam atau DJ Donny (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Sebelumnya, Dj Donny sudah lapor polisi terkait teror kiriman bangkai ayam dan bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK) ke rumahnya di kawasan Jakarta, Rabu (31/12/2025). Laporan DJ Donny teregister dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 31 Desember 2025.

Mantan calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP ini melaporkan pelanggaran UU Darurat dan/atau Pasal 187 KUHP dan/atau Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 356 KUHP. DJ Donny menjelaskan, dirinya menerima paket berisi bangkai ayam pada Senin (29/12) malam. Dia mengaku tak mempermasalahkan hal itu.

Namun pada dini hari, selebgram ini mengaku menerima teror molotov. Merasa keluarganya terancam, ia pun melaporkan peristiwa itu ke Polda Metro Jaya.

"Semalam saya pulang, saya tidur, jam 03.00 WIB di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya. Untung aja Allah masih baik sama saya, apinya mati duluan," kata DJ Donny di Polda Metro Jaya.

3. Pelaku pelempar bom molotov terekam CCTV

Isi pesan teror yang diterima oleh DJ Donny. (www.instagram.com/@dj_donny)

Dari rekaman CCTV, ada dua orang pria yang melempar molotov dan jatuh ke atas mobilnya. Beruntung api padam karena saat itu kondisi sedang hujan.

"Jadi pecahan kaca dan pecahan bom molotovnya masih ada di rumah saya. Masih ada di rumah saya, belum saya apa-apain di TKP-nya, makanya saya mau lapor dulu," tuturnya.

Editorial Team