Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Analisis Politik, Hendri Satrio menegaskan, apapun istilahnya, pemerintah wajib memastikan rakyat memahami pesan di baliknya.
"Itu sih bagus-bagus saja istilah-istilah itu, hanya kan pertanyaannya ada dua, dipahami rakyat atau tidak kemudian dampaknya apa buat bangsa dan negara buat negara yang dia pimpin. Yang pertama, rakyat gerti apa gak itu kan tugasnya officer-officernya pemerintah, menjelaskan apa itu Prabowonomics, apa itu Serakahnomics apa itu Gentengisasi, apa itu Koperasi Merah Putih, apa itu Sekolah Rakyat, kemudian memang istilah-istilah itu tidak hanya Prabowo sampaikan, tapi harus ada kelanjutan," ujar Hensat, Minggu (15/2/2026).
Hensat menekankan, tanpa pemahaman yang utuh, dukungan rakyat terhadap program pemerintah akan sulit didapat. Sosialisasi menjadi kunci agar istilah ini tak hanya menjadi bahan guyonan.
"Kenapa rakyat mesti paham? Karena harus ada dukungan, gimana caranya mendukung kalau rakyat tidak paham maksudnya apa, Prabonomics, serakahnomics sulit dimengerti, gentengisasi juga sulit dimengerti, bahkan plesetan-plesetannya sudah banyak beredar," ucap dia.