Jakarta, IDN Times - Istri mendiang Jenderal Hoegeng, Meriyati Roeslani atau Eyang Meri meninggal dunia di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Rabu (4/2/2026).
Karumkit RS Bhayangkara Polri, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, mengatakan, Eyang Meri meninggal dunia usai menjalani perawatan insentif karena sakit.
“Meninggal dunia pukul 13.24 WIB karena sakit,” ujar Prima dalam keterangan tertulisnya.
Rencananya, jenazah Eyang Meri akan disemayamkan di Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat. Selanjutnya, akan dimakamkan di pemakaman umum (TPU) Giri Tama, Tonjong, Bogor pada Rabu (4/2/2026).
“Dimakamkan besok setelah Zuhur,” kata Prima.
Eyang Meri lahir 23 Juni 1925 dan menikah dengan Jenderal Hoegeng pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta. Dari pernikahan ini, keduanya dikaruniai tiga orang anak, yakni Sri Pamujining Rahayu, Reni Soerjanti, dan Aditya Soegeng Roeslani.
Kesederhanaan Eyang Meri membuatnya menjadi sosok pedoman dan suri tauladan para insan Bhayangkara di Indonesia.
Tak jarang, banyak tokoh selalu menyambangi rumah Eyang Meri jelang hari Bhayangkara setiap 1 Juli.
Kabar duka ini juga tersebar melalui akun instagram polisi aktif atau biasa dikenal Pak Babin yakni @herman_hadi_basuki.
