Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jakarta Siaga, Pramono Siapkan 1.200 Pompa Antisipasi Banjir Kiriman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Bundaran HI, Minggu (8/3/2026)/ (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiagakan sekitar 1.200 pompa, termasuk pompa portabel, untuk mengantisipasi banjir akibat curah hujan ekstrem yang mencapai 264 milimeter per hari.
  • Proses pemompaan sudah dilakukan sejak malam di sejumlah titik genangan seperti Daan Mogot dan DI Panjaitan agar air cepat surut dan lalu lintas tetap bisa berjalan.
  • BPBD DKI Jakarta mencatat 75 RT dan 19 ruas jalan tergenang dengan ketinggian air hingga 170 sentimeter di wilayah Jakarta Barat, Selatan, dan Timur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
7 Maret 2026

Hujan deras mulai mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, menyebabkan genangan di sejumlah titik.

8 Maret 2026

Curah hujan mencapai 264 milimeter per hari. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau situasi di Bundaran HI dan menjelaskan bahwa sejak semalam telah dilakukan pemompaan di beberapa lokasi terdampak.

7–8 Maret 2026

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 08.00 WIB terdapat 75 RT dan 19 ruas jalan tergenang akibat hujan yang terjadi sejak Sabtu hingga Minggu.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiagakan sekitar 1.200 pompa untuk mengantisipasi dan menangani banjir yang melanda sejumlah wilayah akibat curah hujan tinggi di Jakarta dan sekitarnya.
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama jajaran Dinas Sumber Daya Air serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
  • Where?
    Kegiatan penanganan dilakukan di berbagai titik genangan di Jakarta, termasuk kawasan Daan Mogot dan DI Panjaitan, dengan pemantauan di Bundaran HI.
  • When?
    Banjir terjadi sejak Sabtu, 7 Maret 2026 hingga Minggu, 8 Maret 2026, dengan koordinasi penanganan dimulai sejak malam sebelumnya.
  • Why?
    Curah hujan ekstrem mencapai 264 milimeter per hari di Jakarta serta tingginya intensitas hujan di wilayah hulu seperti Bogor dan Tangerang menyebabkan aliran air menuju ibu kota meningkat.
  • How?
    Pemprov DKI menyiapkan pompa stasioner dan portabel di titik rawan genangan; proses pemompaan dilakukan terus-menerus agar air cepat surut dan lalu lintas tetap dapat berjalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Jakarta hujan deras sekali sampai banyak jalan dan rumah kebanjiran. Pak Gubernur Pramono suruh orang-orang pasang pompa air, katanya ada 1.200 pompa biar air cepat hilang. Di tempat seperti Daan Mogot dan DI Panjaitan juga dipompa terus. Sekarang masih ada banyak RT yang terendam, tapi pompa sudah bekerja supaya airnya surut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah cepat Pemerintah DKI Jakarta di bawah koordinasi Gubernur Pramono Anung menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dalam menghadapi curah hujan ekstrem. Dengan menyiapkan 1.200 pompa, termasuk pompa portabel, serta melakukan pemompaan sejak malam sebelumnya, upaya ini membantu mempercepat surutnya genangan dan menjaga agar aktivitas warga tetap dapat berlangsung meski kondisi cuaca menantang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajarannya, khususnya Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, menyiagakan sekitar 1.200 pompa untuk mengantisipasi dan menangani banjir yang melanda sejumlah wilayah di ibu kota.

Pramono mengatakan, curah hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada hari ini mencapai 264 milimeter per hari, yang tergolong sangat tinggi. Karena itu, sejak semalam ia sudah berkoordinasi untuk melakukan langkah cepat penanganan genangan.

“Dari semalam saya sudah langsung berkoordinasi dengan jajaran, terutama Sumber Daya Air. Bahkan dari semalam sebenarnya beberapa spot sudah dilakukan pemompaan,” kata Pramono di Bundaran HI, Minggu (8/3/2026).

1. Proses pemompaan sudah dilakukan

Banjir Merendam wilayah Jakarta, Minggu (8/3/2026)/(dok.BPBD DKI)

Ia menjelaskan, proses pemompaan sudah dilakukan di sejumlah titik yang terdampak genangan untuk mempercepat surutnya air.

"Dari semalam sebenarnya beberapa spot sudah dilakukan pemompaan, dipompa," ujarnya.

2. Waspada banjir kiriman Bogor

Kondisi Bendung Katulampa Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/1/2026). Dok Pos Jaga Bendung Katulampa.

Namun, Pramono mengakui ada potensi banjir yang masih perlu diwaspadai karena curah hujan juga tinggi di wilayah hulu seperti Bogor dan Tangerang yang airnya mengalir menuju Jakarta.

"Ini nanti sebagai informasi, karena di atas, baik itu di Bogor, di Tangerang, dan sebagainya, curah hujan juga tinggi, pasti akan ada air yang mengalir ke Jakarta.Saya sudah meminta pada seluruh jajaran, kurang lebih 1.200 pompa dipersiapkan dan termasuk pompa portabel di beberapa daerah," katanya

3. Sebanyak 75 RT terendam banjir

BPBD DKI Jakarta mengecek banjir pada Minggu (8/3/2026)/ dok BPBD DKI

Pramono menyebut beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain Daan Mogot dan DI Panjaitan, yang kerap mengalami genangan saat hujan deras. Pompa di dua kawasan tersebut terus dioperasikan agar air cepat surut.

“Alhamdulillah di dua tempat itu dari tadi pompa terus dilakukan dan lalu lintas bisa berjalan walaupun ada sedikit genangan,” ujarnya.

Diketahui hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (7/3/2026) hingga Minggu (8/3/2026) menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 08.00 WIB terdapat 75 RT dan 19 ruas jalan yang tergenang.

"Genangan terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dengan ketinggian air bervariasi antara 10 sentimeter hingga 170 sentimeter," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Yohan.

Editorial Team