Jakarta, IDN Times – Fase pergerakan jemaah haji dari Muzdalifah menuju Mina sering menjadi titik kritis karena tingginya potensi kelelahan. Menyikapi hal ini, Kasatops Armuzna 2025, Harun Ar Rasyid, menegaskan larangan keras bagi jemaah haji Indonesia untuk melakukan perjalanan kaki (Haji Masian) pada rute tersebut.
Dalam keterangannya di hadapan peserta Diklat PPIH, Rabu (21/1/2026), Harun memaparkan sejumlah kebijakan terkait pergerakan jemaah di fase Armuzna.
