Tenaga kesehatan TNI menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pelajar di SDN Harapan Mulya 02, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/12/2021). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Sebelumnya, Jokowi juga sempat memamerkan keberhasilan pemerintah soal capaian vaksinasi COVID-19 saat jumlahnya sudah tembus 281 juta dosis vaksin. Jokowi mengaku, menyuntikkan vaksin sebanyak itu tidaklah mudah.
“Tadi pagi saya sudah cek sudah berada di angka 281.299.690 dosis. Hati-hati 280 juta dosis yang disuntikkan itu juga bukan barang yang mudah. Menyuntik 280 juta kali dalam waktu satu tahun bukan barang yang mudah," ucap Jokowi dalam sambutannya di Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia 2022, yang disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (3/1/2022).
Menurut Jokowi, menyuntikkan vaksin COVID-19 hingga 281 juta dosis tidaklah mudah. Apalagi melihat geografi dari Indonesia.
"Karena geografi kita yang harus vaksinasi dengan naik perahu, vaksinasi dengan sepeda motor, jalan kaki ke atas gunung bukan sesuatu yang mudah," ujar Jokowi.
Kemudian, mantan Wali Kota Solo ini juga menyampaikan vaksinasi anak sudah mencapai 3,8 juta dosis. Untuk dosis pertama sudah capai 79,6 persen dan dosis kedua sebanyak 54 persen.
Sementara, lanjut Jokowi, untuk capaian vaksinasi di ibu kota provinsi sudah di atas 70 persen. Sebanyak 27 provinsi telah mencapai target di atas 70 persen.
"Ini kerja keras kita semua, pemerintah pusat, pemerintah daerah, polisi, TNI-Polri, BIN, seluruh perusahaan-perusahaan swasta besar menengah kecil, ormas, bergerak, modal kita di situ, kebersamaan, gotong-royong itu modal kita," ucap dia.