Jakarta, IDN Times - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mulai membangun empat Sekolah Garuda di luar Pulau Jawa sebagai bagian dari strategi pemerataan pendidikan dan penguatan talenta sains. Program ini menyasar siswa dengan kategori gifted and talented yang selama ini dinilai belum mendapat fasilitasi optimal.
Dirjen Sains dan Teknologi Kemendikti Saintek, Ahmad Najib Burhanu, mengatakan, pendekatan ini merujuk pada konsep the 1 percent rule, yakni kelompok kecil siswa berkemampuan istimewa yang memiliki potensi besar jika dikelola secara sistematis.
"Di empat lokasi, empat titik yang sekarang sedang kita bangun dan siap untuk dipakai pada bulan Juni 2026 ini,” ujar dia dalam pemaparannya di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
