Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan. (IDN Times/Imam Faishal)
Selain itu, Haru juga mengajak masyarakat tidak memilih presiden yang lucu. Sebab, menurutnya, Indonesia tidak memerlukan presiden lucu.
"Katanya pasangan sebelah lucu, apakah kalian akan memilih pasangan presiden yang lucu?" tanya Haru.
"Tidaaaak...," jawab peserta, kompak.
Menurut Haru, masyarakat membutuhkan perubahan yang dapat mengubah harga yang awalnya mahal menjadi murah, kesehatan yang susah menjadi mudah, dan semua hal yang susah menjadi lebih mudah.
"Kita butuh presiden yang membawa perubahan, perubahan dari harga yang mahal menjadi rumah, pekerjaan yang sudah menjadi gampang, kesehatan yang susah menjadi gampang, menjadikan yang susah menjadi gampang, kita butuh presiden yang cerdas, kita butuh presiden yang mampu memimpin Indonesia," katanya.
Untuk itu, Haru meminta masyarakat yang hadir dalam kegiatan kampanye akbar untuk melakukan sosialisasi capres nomor satu ke tetangga, saudara, hingga teman peserta kampanye.
"Pak Anies gak bisa hanya dipilih sama yang hadir di sini aja, oleh karena itu ajak tetangga kita, ajak orang di rumah, ajak teman TK hingga kuliah, semua milik pak Anies," katanya.
Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times. Jangan lupa sampaikan pertanyaanmu di kanal Tanya Jawab, ada hadiah uang tunai tiap bulan untuk 10 pemenang.