Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni di NasDem Tower sikapi hak angket. (IDN Times/Amir Faisol)
Kang Emil lantas menyinggung pernyataan Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni yang menyebut baliho OTW Jakarta nih sebagai kode maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta.
"Jadi Bang @ahmadsahroni88 itu bukan billboard mau nyagub di Jakarta yaa. Silakan abang aja yang ramai-meramaikan urusan ini. Saya belum mau ikutan," ungkapnya.
Menurut Kang Emil, dirinya bersama Golkar masih fokus mengamati Pilpres 2024 yang saat ini tahapannya masih berjalan.
"Hemat saya, pilpres saja belum usai perhitungan KPU-nya. Masa sudah harus membahas tentang pilkada yang masih lama, November 2024," tutur dia.
"Saya pun belum memutuskan mau kemana. Sementara hati masih tentang lanjut di Jabar. Atau mungkin tempat lain/Jakarta jika ada pertimbangan lain," lanjut Kang Emil.
Dia juga menyebut sedang mempertimbangkan ingin beristirahat dari dunia politik.
"Juga sedang mempertimbangkan opsi lain yaitu istirahat mengurus keluarga dan usaha dan tidak melanjutkan karier politik, juga sedang menjadi pertimbangan," imbuh dia.
Sebelumnya, Sahroni sempat menanggapi pertanyaan awak media tentang baliho Ridwan Kamil 'OTW Jakarta'.
Sahroni sendiri sempat mengunggah gambar baliho 'Dari Tanjung Priok untuk Jakarta' di akun Instagramnya.
"Itu kan Ridwan Kamil mau bilang mau OTW Jakarta, nah saya sudah di Jakarta," katanya saat ditemui di NasDem Tower, Kamis (22/2/2024).
Kendati begitu, Sahroni tak menjawab pasti soal baliho dirinya apakah merupakan kode dirinya siap maju di Pilgub Jakarta. Dia hanya berkelakar Ridwan Kamil merupakan lawan yang mudah apabila harus bersaing di Pilkada DKI Jakarta.
"Antara maju dan tidak, sama kaya Ridwan Kamil, kalau Ridwan Kamil kan baru mau maju Jakarta, kalau gua kan udah di Jakarta. Jadi gua anytime gampang gitu," katanya.
"Kalau Ridwan Kamil doang mah gampang lah lawannya, terlalu mudah, ha-ha-ha. Wakilnya? Ya nggak tahu, maju aja belum, ngawur ini," imbuh anggota DPR RI itu.