Jakarta, IDN Times - Kapal perang milik Angkatan Laut (AL) Kerajaan Belanda, HNLMS De Ruyter (F 804), terlihat memasuki perairan Indonesia dan bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Kamis (14/5/2026). Kunjungan kapal perang frigate canggih itu ke Indonesia merupakan bagian dari misi Pacific Archer 2026, di mana personel AL Belanda mengunjungi negara-negara di Asia Tenggara dan Pasifik. Misi tersebut diperkirakan memakan waktu 5,5 bulan.
Dikutip dari akun media sosial TNI AL, misi Pacific Archer 2026 dipimpin oleh Panglima Angkatan Laut Kerajaan Belanda, Laksamana Madya Harold Liebregs. Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyambut langsung ketibaan Liebregs.
"Kunjungan mereka di Kota Pahlawan merupakan bagian dari misi persahabatan," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Muda Tunggul di dalam keterangan yang dikutip pada Jumat (15/5/2026).
Ali pun menyampaikan apresiasi atas hubungan yang solid dan telah lama terjalin antara TNI AL dan AL Kerajaan Belanda. "Kerja sama kedua institusi mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari bidang pertahanan dan latihan operasi, hingga program pendidikan yang bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit," katanya.
