Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Intinya sih...

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut peristiwa 'Agustus Kelabu' berdampak terhadap stabilitas Kamtibmas.

  • Hasil survei Global Safety Report menempatkan Indonesia pada posisi 19 dari 140 negara dengan nilai 89, pasca-insiden Agustus Kelabu.

  • Survei Litbang Kompas menunjukkan Polri menjadi lembaga penegak hukum paling dipercaya pada peringkat 1.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyinggung peristiwa 'Agustus Kelabu', insiden demonstrasi besar-besaran yang berujung kematian pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan setelah dilindas kendaraan taktis Brimob.

Listyo mengatakan, peristiwa Agustus Kelabu berdampak terhadap stabilitas Kamtibmas, termasuk peristiwa-peristiwa perusakan fasilitas-fasilitas publik yang terjadi di sejumlah kantor lembaga negara, seperti di kantor-kantor Polri, DPRD maupun di pemerintah daerah.

"Tahun ini adalah tahun yang sangat sulit kita menghadapi berbagai macam dinamika yang terjadi di tanah air khususnya Kejadian beberapa waktu yang lalu yang kami kenal dengan istilah Agustus Kelabu," kata Listyo saat rapat bersama Komisi III DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Kendati, ia bersyukur Agustus Kelabu dapat segera diredam berkat dukungan seluruh elemen bangsa. Secara umum, ia mengatakan, situasi Kamtibmas pada 2025 berjalan kondusif. Ia pun memaparkan hasil survei Global Safety Report yang menempatkan Indonesia pada posisi 19 dari 140 negara dengan nilai 89. Survei tersebut digelar pasca-insiden Agustus Kelabu yaitu pada 18 September 2025.

Kemudian, ketika responden ditanya apakah mereka merasa aman saat berjalan di malam hari atau self to walk alone at night, sebanyak 83 responden mengaku merasa aman. Terkait hal ini, Indonesia berada di ranking 25 dari 144 negara dengan nilai 89.

"Litbang Kompas juga merilis (survei) pada bulan November 2025 dari survei tersebut Polri menjadi salah satu lembaga negara yang paling dipercaya dan berada pada posisi peringkat ketiga dan menjadi lembaga penegak hukum paling dipercaya pada peringkat 1," kata Listyo.

Editorial Team