Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
31638112-2343-4C2A-B671-92A2A2241573.jpeg
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas 700 buruh terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk bekerja di tempat yang baru. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Rupattama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2025). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit merespons peristiwa mobil rantis Brimob yang melindas seseorang berjaket ojol di Pejompongan, Kamis (28/8/2025).

“Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,” kata Kapolri dalam keterangan tertulisnya.

Saat ini ia mengaku sedang mencari keberadaan korban. Ia juga memerintahkan Propam Polri untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

“Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban, dan saya minta untuk Propam melakukan penanganan lebih lanjut,sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban dan seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojol,” kata Kapolri.

Sebelumnya, video kendaraan taktis Brimob viral di media sosial sedang memecah kumpulan massa di wilayah Pejompongan. Mobil itu menerobos hingga melindas seorang pria berjaket hijau diduga driver ojol.

Driver nampak terseret beberapa meter hingga akhirnya membuat rantis itu terhenti. Massa yang melihat kejadian itu langsung mengepung mobil rantis dan melayangkan pululan.

Namun, kendaran rantis tersebut malah terus melaju dan melindas korban. Beberapa ojol pun sempat mengejar mobil itu hingga ke Tugu Tani.

Editorial Team