Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret untuk Tentukan 1 Syawal 1447
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Abu Rokhmad (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat pada 19 Maret 2026 untuk menetapkan 1 Syawal 1447 H, sesuai mekanisme resmi negara di Auditorium HM Rasyidi, Jakarta.
  • Kemenag meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik dengan melibatkan 6.856 masjid yang menyediakan fasilitas istirahat, air bersih, dan takjil bagi pemudik selama Ramadan.
  • Beragam agenda Ramadan digelar, termasuk Tarawih Keliling antar-lembaga, program Tebar Harapan Ramadan, Indonesia Berzakat di Istana Negara, hingga Takbir Akbar dan Salat Idul Fitri di Istiqlal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Agama (Kemenag) akan menyelenggarakan Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah. Penentuan Hari Raya Idul Fitri ini dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026 bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Abu Rokhmad, mengatakan sidang isbat merupakan mekanisme resmi negara merujuk pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2026, untuk menetapkan awal bulan Hijriah. Sidang isbat digelar di Auditorium HM Rasyidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

"Insyaallah nanti sidang Isbatnya akan dilakukan setelah magrib, tetapi rangkaian acaranya mulai sore jam setengah lima. Nanti akan ada seminar posisi hilal pada saat 29 Ramadan ini," ujar Rokhmad di Jakarta, Senin (9/3/2026).

1. Kemenag siapkan 6.856 masjid ramah pemudik

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Abu Rokhmad (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Dalam kesempatan itu, Rokhmad juga menyampaikan program Kemenag lainnya. Salah satunya, Kemenag akan meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik dan Ekspedisi Masjid Indonesia pada 11 Maret 2026.

Kemenag ingin masjid di sepanjang jalur mudik memberikan kontribusi optimal bagi pemudik selaras dengan tema "Mudik Nyaman Bersama". Total ada 6.856 masjid yang terlibat dalam program ini.

"Salah satu ciri masjid yang mengikuti program Masjid Ramah Pemudik itu, misalnya, dia buka 24 jam. Jadi kapan saja para pemudik butuh istirahat bisa mampir," kata dia.

Fasilitas di masjid tersebut meliputi area istirahat, air bersih untuk mandi, stasiun pengisian daya ponsel, hingga penyediaan takjil untuk berbuka puasa. Masyarakat dapat memantau lokasi dan cerita dari masjid-masjid ini melalui siaran radio mitra Kemenag.

2. Tarawih keliling

Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Rokhmad juga merinci agenda Kemenag di sisa Ramadan 1447 H. Kemenag menggagas program Tarawih Keliling (Tarling) antar-kementerian atau lembaga untuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi. Setelah Kemenpora dan Mabes TNI AD, Tarling selanjutnya berlokasi di Bank Indonesia.

Pada 12 Maret 2026, Kemenag bersama Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Forum Zakat, dan lembaga filantropi akan menggelar program Tebar Harapan Ramadan (THR). Acara di Jakarta International Velodrome ini menargetkan distribusi 2 juta paket zakat fitrah serta buka puasa bersama lintas agama.

3. Ada program Indonesia Berzakat

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Adapun program Indonesia Berzakat dilaksanakan pada 10 Maret 2026 pukul 14.00 WIB di Istana Negara. Pimpinan negara menunaikan zakat sebagai teladan bagi masyarakat, sebuah langkah yang juga diikuti pemerintah provinsi di seluruh Indonesia.

Rangkaian Ramadan ditutup dengan Takbir Akbar dan Salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal.

Editorial Team