Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kemenpar Gelar Inaugural Sambut Malindo Air Buka Rute Sydney-Denpasar
IDN Times/Kemenpar

Sydney, IDN Times - Pariwisata Bali nan eksotis tak pernah henti menghipnotis dunia. Masifnya Bali mendatangkan wisatawan membuat banyak maskapai berebut untuk masuk ke dalamnya. Termasuk juga Malindo Air yang membuka rute penerbangan baru Sydney-Denpasar, Kamis (15/8).

Menyambut pembukaan rute baru tersebut, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) langsung action. Acara inaugural pun digelar menyambut rute terbaru tersebut. Menurut Staf Khusus Menteri Bidang Infrastruktur Pariwisata Kemenpar, Judi Rifajantoro, sebuah selebrasi inaugural di Intercontinental Hotel Sydney disiapkan khusus menyambut penerbangan tersebut.

Turut hadir dalam acara tersebut Secretary General Ministry of Transport Malaysia, Datuk Mohd Khairul Adib Bin Abd Rahman, serta CEO Malindo Air, Chandran Rama Muthy.

"Rute baru Malindo Air ini sangat positif. Di penerbangan perdananya saja, rute ini sudah membawa 141 penumpang yang terbagi dalam dua kelas. Yang kelas bisnis ada 12 penumpang dan kelas ekonomi diisi oleh 129 penumpang," ujar Judi, Kamis (15/8).

1. Pembukaan rute baru Malindo Air jelas sangat baik

IDN Times/Kemenpar

Hasil dari pembukaan rute baru Malindo Air jelas sangat baik. Apalagi tingkat keterisian penumpang sudah sangat baik di penerbangan pertama. Dengan demikian, sangatlah wajar Kemenpar pun ikut antusias menyambut rute penerbangan tersebut. 

Judi menambahkan bahwa acara inaugural yang dilakukan Kemenpar pun juga dilakukan pada saat penerbangan. Alunan gamelan rindik Bali ikut mewarnai penerbangan tersebut. Di samping itu, Kemenpar pun menyediakan cup cake dan suvenir untuk seluruh penumpang.

"Pendukungan ini merupakan komitmen Kemenpar terhadap upaya peningkatan kunjungan wisman dari Australia ke Indonesia. Sebagai salah satu fokus pasar, pembukaan rute ini menjadi berita yang sangat baik karena akan menambah pilihan akses bagi wisatawan," ungkap Judi.

2. Bali selama ini menjadi pilihan utama wisatawan Australia

IDN Times/Kemenpar

Lebih lanjut Judi mengatakan, langkah Malindo Air membuka rute tersebut sangat tepat. Pasalnya, Bali selama ini menjadi pilihan utama wisatawan Australia. Tercatat, lebih dari 1,2 juta wisatawan Australia berkunjung ke Indonesia dalam periode 12 bulan yang berakhir pada Oktober 2018. Menurut ABS Overseas Arrivals and Departures, Australia, angka tersebut meningkat sebesar 200% jika dibandingkan dengan satu dekade silam.

Selain itu, riset yang dilakukan Roy Morgan Leading Indicator Report-Holiday Travel Intention menunjukkan bahwa 10% warga Australia berencana mengunjungi Bali dalam 12 bulan berikutnya. Riset tersebut dilakukan pada Juli 2018. Padahal, 10 tahun lalu, hanya 6% warga Australia yang tercatat berencana demikian.

"Keberadaan airlines sangat penting bagi Indonesia. Secara khusus, wisman Australia sekitar 90% datang ke Indonesia melalui jalur udara. Saya sangat mengapresiasi Malindo yang cukup subur membuka rute baru ke indonesia. Ke depannya semoga kerja sama ini akan semakin baik dan kita harapkan Malindo dapat membuka rute lainnya selain Bali. Terlebih ke destinasi superprioritas yang saat ini tengah kita genjot bersama," tutup Judi.

3. Australia ialah salah satu pasar utama bagi Indonesia

IDN Times/Kemenpar

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani mengatakan, dibukanya akses tersebut akan membuat jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia semakin meningkat.

“Akses udara sangat penting untuk wisatawan mancanegara. Semakin banyak akses udara, akan semakin mudah wisatawan menjangkau destinasi, dan ini akan menguntungkan kita. Apalagi, yang menjadi tujuan Bali, salah satu destinasi terbaik dunia. Pulau Dewata adalah daya tarik buat wisatawan Australia,” papar Rizki.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Malindo Air dalam membuka akses yang semakin besar dari Australia. Hal itu karena Australia ialah salah satu pasar utama bagi Indonesia. Di samping Itu, Bali selalu menjadi favorit destinasi bagi warga Australia.

"Bali masih menjadi magnet terbesar bagi wisatawan Australia. Bahkan seperti rumah kedua bagi mereka. Tidak salah bila Malindo Air membuka penerbangan rute Denpasar. Peluangnya sangat bagus," ujar Menpar Arief Yahya. Lebih lanjut ia menjelaskan, 60% wisman Australia ialah merupakan repeater. Itu berarti mereka sudah berwisata ke Indonesia lebih dari satu kali. Karena itu, penting untuk bisa memperkenalkan daerah lain yang tak kalah indahnya.

"Nantinya kita bisa kembangkan kerja sama dengan membuka rute penerbangan ke destinasi lainnya. Seperti Yogyakarta yang telah memiliki bandara internasional baru, atau Danau Toba yang juga sudah siap. Ini peluang yang jika tidak ditangkap dengan baik, maka akan diambil oleh maskapai lainnya," pungkas Menpar Arief.

Editorial Team