Lampung, IDN Times -- Pandemi Covid-19 berdampak terhadap sektor ekonomi dan menimbulkan krisis sosial ekonomi pada masyarakat. Pemerintah mewujudkan negara hadir untuk melindungi dan memberikan rasa aman, dengan memberikan Bantuan Sosial Tunai (BST) melalui Kementerian Sosial (Kemensos).
Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikutip siaran pers, Selasa, 1 Desember 2020, terdapat 29 juta warga miskin di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 20 juta orang sudah mendapat bantuan dari Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sebanyak 10 juta orang menerima Program Keluarga Harapan (PKH).
Sisanya sebanyak 9 juta warga miskin yang belum mendapat program reguler baik BPNT maupun PKH dijangkau melalui program BST.
"Kegiatan ini dilakukan secara serentak dan bertahap di seluruh Tanah Air untuk mengatasi krisis sosial ekonomi bagi warga miskin melalui jaring pengaman sosial dalam bentuk Bantuan Sosial Tunai (BST)," kata Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM) Kemensos Asep Sasa Purnama.
