Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kementrans Percepat Pembangunan Sekolah di Barelang, Dibantu Qatar
Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat mengunjungi kawasan tranmigrasi Balerang di Kepulauan Riau. (Dok. Kementrans).
  • Kementrans mempercepat pembangunan SD, SMP, dan SMA di kawasan transmigrasi Barelang dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, serta bantuan dari Qatar.
  • Pemerintah berencana menghadirkan program D4 dan S1 melalui kerja sama dengan kampus ternama seperti IPB, ITB, UI, UGM, dan lainnya agar pendidikan tinggi bisa diakses langsung di Barelang.
  • Pembangunan pendidikan diarahkan untuk mencetak generasi muda transmigran yang mampu menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus menjadikan Barelang sebagai pusat pertumbuhan baru yang berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemerintah mau bikin banyak sekolah di Barelang supaya anak-anak bisa belajar dekat rumah. Menteri bilang SD sedang dibangun, nanti ada SMP dan SMA juga. Qatar bantu bangun sekolahnya. Ada juga rencana kuliah bareng kampus besar dari Jawa. Semua ini biar anak transmigran pintar dan bisa bantu ekonomi di sana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) tengah mempercepat pembangunan sarana pendidikan yang lengkap dan terintegrasi di Kawasan Transmigrasi Barelang (Batam, Rempang, Galang), di Kepulauan Riau.

Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhamamd Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan, pembangunan Sekolah Dasar (SD) sedang berlangsung, sementara Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) direncanakan akan dibangun melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dukungan mitra internasional.

“SD-nya juga sedang kita bangun. InsyaAllah nanti mudah-mudahan ini selesai. SMP-nya kemarin juga atas izin dari BP Batam, itu nanti akan dibangun juga bantuan dari pemerintah Qatar. Jadi nanti ada pendidikan Islamnya juga. SMA selain dari pemerintah provinsi BP Batam, pemerintah Kota Batam juga, nanti Qatar juga akan ikut bantu,” kata Iftitah dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (22/3/2026).

1. Gandeng IPB hingga ITB untuk masyarakat transmigran

Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat mengunjungi kawasan tranmigrasi Balerang di Kepulauan Riau. (Dok. Kementrans).

Iftitah menjelaskan, pembangunan pendidikan tinggi juga menjadi prioritas, dengan rencana menghadirkan program Diploma (D4) dan Sarjana (S1) melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Skema ini bertujuan menghadirkan akses pendidikan tinggi langsung di kawasan transmigrasi.

“Dan perguruan tingginya pun yang kita kerjasamakan, itu dengan perguruan tinggi yang ada di Jawa. IPB, ITB, UI, UGM, Unpad, Undip, Unair, Brawijaya. Jadi tidak perlu Bapak-Ibu memberangkatkan anaknya pergi ke Jawa untuk dapat pendidikan yang lebih baik. Karena mereka yang datang ke sini,” kata dia.

2. Generasi muda transmigran harus jadi penggerak ekonomi lokal

Mentrans Iftitah Sulaiman serahkan SHM bagi warga transmigran. (dok. Kementrans)

Lebih lanjut, politikus Partai Demokrat itu menekankan pembangunan pendidikan merupakan kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan transmigrasi.

Dengan pendidikan yang baik, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha dan penggerak ekonomi lokal.

“Kalau pendidikannya baik kan bisa bukan hanya menjadi karyawan. Tapi nanti bisa menjadi level yang lebih tinggi. Manajernya, bahkan pemilik usaha,” tuturnya.

3. Kawasan transmigran dirancang jadi pertumbuhan ekonomi baru

Mentrans Iftitah Sulaiman serahkan SHM bagi warga transmigran. (dok. Kementrans)

Warga Barelang menyambut antusias rencana pembangunan sarana pendidikan sebagai langkah meningkatkan kualitas generasi muda. Mereka juga berkomitmen menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan, sebagai modal awal menjadikan Barelang desa wisata yang tertata dan berkelanjutan.

Pemerintah juga mendorong sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan mitra internasional, guna mempercepat pembangunan kawasan secara menyeluruh.

Melalui kunjungan kerja ini, Kementrans menegaskan komitmennya untuk menjadikan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan baru yang tidak hanya menyediakan hunian dan pekerjaan, tetapi juga akses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Editorial Team