Bogor, IDN Times - Jumlah warga terkonfirmasi positif virus corona atau COVID-19 di Kota Bogor terus bertambah. Bahkan, eskalasi kasus positif meningkat lebih dari 50 persen dalam waktu singkat, setelah Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan positif virus corona pada Jumat (20/3) lalu usai kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan.
Hanya berselang sehari kemudian terdapat 4 temuan kasus positif baru, sehingga totalnya menjadi 7 kasus dari yang sebelumnya 3 kasus. Lalu, sampai Sabtu (29/3) kemarin, total kasus positif bertambah satu menjadi 8 orang.
Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, pihaknya sudah membagi beberapa klaster yang diduga kuat sebagai lokus penyebaran COVID-19 di Kota Hujan.
“Pembagian ini penting buat memutus mata rantai penyebarannya,” kata Dedie kepada IDN Times.
