Jakarta, IDN Times - Di tengah pandemik virus corona atau COVID-29, pemerintah memutuskan mengambil langkah Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), sebagai cara pencegahan percepatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut. Rencananya, hujan buatan tersebut akan dilaksanakan pada awal Mei.
Hal itu mempertimbangkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang masih tersedianya potensi bibit awan pada Mei. Sedangkan, mendekati Juni, curah hujan akan mengalami penurunan.
Berdasarkan Satelit Terra atau Aqua (NASA) Conf Level ≥80% perbandingan total jumlah hotspot atau titik panas per 1 Januari hingga 27 April 2020, sebanyak 746 titik. Sedangkan, pada periode yang sama pada 2019, jumlah hotspot sebanyak 1.186 titik. Sehingga, terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 440 titik atau 37,10%.