Jakarta, IDN Times - Puluhan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang tergabung di dalam Koalisi Reformasi Sektor Keamanan menyebut Indonesia perlahan sudah masuk jebakan Donald Trump dan Netanyahu imbas langkah Presiden Prabowo Subianto menandatangani Piagam Board of Peace (BoP) pada 22 Januari 2026.
“Bergabungnya Indonesia dalam BoP telah melupakan kejahatan perang dan kemanusiaan yang dilakukan Netanyahu sehingga Indonesia secara perlahan tapi pasti masuk dalam jebakan Trump dan Netanyahu,” pernyataan Koalisi Reformasi Sektor Keamanan dikutip dalam keterangan pers, Jumat (6/2/2026).
Koalisi ini menyatakan keputusan yang dilakukan Prabowo tak masuk akal dan pemborosan, apalagi Indonesia harus mengeluarkan dana Rp16,7 triliun.
"Komitmen Rp16,7 triliun untuk sebuah badan yang tidak jelas aturan mainnya dan didominasi Trump tentu menjadi masalah serius buat kita sebagai sebuah bangsa," demikian pernyataan koalisi.
