Jakarta, IDN Times - Komnas Perempuan menilai, perempuan masih menanggung beban berlapis dalam keluarga, mulai dari kerja domestik, pengasuhan, hingga menopang ekonomi rumah tangga. Kondisi itu disebut berdampak langsung pada terbatasnya akses perempuan terhadap pendidikan, pekerjaan layak, kesehatan, hingga partisipasi publik.
Komisioner Komnas Perempuan, Chaterina Pancer Istiyani mengatakan, perempuan masih menghadapi kontrol atas tubuh dan pilihan hidupnya, termasuk dalam urusan reproduksi dan relasi keluarga.
“Gambaran persoalan lainnya kontrol terhadap tubuh dan pilihan hidupnya dalam hal reproduksi, tekanan untuk mempertahankan relasi yang melukai demi “keutuhan keluarga”, hingga beban berlapis sebagai pencari nafkah sekaligus penanggung jawab utama pengasuhan dan kerja domestik, adalah gambaran ketimpangan nyata dalam struktur keluarga,” katq Chaterina dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).
