Jeddah, IDN Times – Di tengah eskalasi konflik yang tengah melanda kawasan Timur Tengah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melalui Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah terus memperketat pengawasan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia.
Berdasarkan hasil pemantauan intensif selama dua hari terakhir, yakni pada 15 hingga 16 Maret 2026, pemerintah melaporkan sebanyak 2.248 jemaah umrah telah berhasil difasilitasi proses kepulangannya. Pemulangan para jemaah ini dilakukan melalui dua titik keberangkatan, yaitu Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah dan Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz di Madinah.
