Jakarta, IDN Times – Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut, persoalan gizi ganda dan tingginya prevalensi penyakit tidak menular menjadi alarm dalam penyelenggaraan sistem pangan di Jakarta.
Berdasarkan hasil analisis situasi pangan, Pramono mengungkapkan, Jakarta masih menghadapi sejumlah permasalahan mendasar dalam sistem pangan. Hal tersebut disampaikan dalam pidato yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, di rapat paripurna DPRD, Senin (2/2/2026).
“Ketimpangan akses terhadap pangan yang berdampak pada buruknya pola konsumsi sebagian masyarakat. Kondisi ini tercermin dari adanya masalah gizi ganda serta tingginya prevalensi penyakit tidak menular yang berkaitan dengan konsumsi pangan,” ujar Pramono.
