Jakarta, IDN Times - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menguak fakta di balik maraknya anak-anak jalanan yang menjadi manusia silver.
Dalam rapat koordinasi virtual yang membahas anak-anak silver, yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Komisioner KPAI Susianah Affandy mengungkapkan, pada awalnya memang anak-anak silver meminta sumbangan untuk yatim piatu, namun sebenarnya mereka mengemis.
"Mirisnya, biasanya disuruh orang tua untuk membantu perekonomian keluarga. Bahkan, bagi anak yang mau mengikuti perintah untuk menjadi anak silver dianggap sebagai anak penurut," ungkap Susianah dilansir laman kemsos.go.id, Rabu (7/10/2020).
