Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam jumpa pers usai menggelar Rapat Pimpinan
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam jumpa pers usai menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD di Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Intinya sih...

  • Pelaksanaan dilakukan TNI AU, AD, AL

  • Fasilitas TNI AD paling lengkap

  • Sebanyak 4.000 ASN digembleng jadi Komcad mulai April 2026

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, buka suara terkait rencana ribuan aparatur sipil negara (ASN) menjadi Komponen Cadangan (Komcad).

Ia mengatakan, TNI AD siap mendukung dan memfasilitasi kebijakan tersebut. Namun bagaimana teknisnya berjalan, merupakan kewenangan dari Mabes TNI.

"Ya kemungkinan besar akan begitu, cuma kebijakan ini saya kira dari Mabes TNI nanti. Mungkin lebih detail ditanya ke Mabes TNI," kata dia saat ditemui usai menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD di Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026).

1. Pelaksanaan dilakukan TNI AU, AD, AL

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam jumpa pers usai menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD di Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Maruli menjelaskan, terkait rencana ini kemungkinan besar akan melibatkan tiga matra TNI sekaligus.

"Perencanaan ini kan pasti nanti pelaksanaannya dilakukan oleh (TNI) Darat, Laut, dan Udara," tuturnya.

2. Fasilitas TNI AD paling lengkap

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD di Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Ia memastikan, TNI AD siap memaksimalkan semua fasilitas yang ada untuk membantu program pemerintah tersebut. Terlebih, TNI AD punya fasilitas berlatih paling lengkap.

"Jadi kalau apa yang kami punya nanti petunjuknya bagaimana kita siapkan semaksimal mungkin apa yang kita bisa. Jadi memang yang paling punya banyak fasilitas untuk berlatih saya kira Angkatan Darat," imbuh dia.

3. Sebanyak 4.000 ASN digembleng jadi Komcad mulai April 2026

Wamenhan RI Donny Ermawan bicara pengiriman paskan TNI ke Gaza setelah RI resmi gabung BoP. (IDN Times/Amir Faisol)

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan mengatakan, sebanyak 4.000 ASN akan dilatih selama dua bulan sebagai Komcad mulai April 2026.

Donny memastikan, tugas-tugas ASN di kementerian dan lembaganya (K/L) tidak akan terganggu seiring bertambahnya tugas baru mereka sebagai Komcad.

"Mungkin nanti di akhir bulan depan kira-kira mungkin ya, April mungkin kira-kira akan kita mulai nanti ya," kata Donny di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Donny menambahkan, 4.000 ASN yang akan dididik sebagai Komcad akan diseleksi dari 49 K/L. Menurut dia, keterlibatan ASN sebagai Komcad telah sesuai dengan tugas dan fungsi mereka sebagai pelayan publik.

Ia mengatakan, tugas menjaga pertahanan negara bukan hanya tanggung jawab TNI, melainkan seluruh elemen bangsa termasuk ASN.

"Kita harapannya bisa menjadikan seluruh ASN Komcad, tapi di awal ini kita akan mulai dengan 4.000 ASN yang akan kita didik jadi Komcad dari semua kementerian, 49 KL itu kita sudah minta," kata Donny.

Editorial Team