Bogor, IDN Times – Arus lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, mengalami lonjakan signifikan pada Sabtu (28/03/2026). Satlantas Polres Bogor melaporkan, ribuan kendaraan mulai memadati jalur arteri sejak pagi hari, bertepatan dengan akhir libur sekolah.
Kamsel Satlantas Polres Bogor, Ipda Aris Rahman Ares mengonfirmasi bahwa jumlah kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Ciawi telah menyentuh angka 2.500 unit dan akan terus bertambah. Untuk itu rekayasa lalu lintas berupa one way dari arah Jakarta menuju Puncak diberlakukan.
Lalu Lintas Menuju Puncak Bogor Padat, Polisi Berlakukan One way

Intinya sih...
Skema paket bundling dan penggunaan dua warna tote bagKPPG BGN Bogor menerapkan sistem Paket Bundling dan Take-Away selama libur sekolah dan Lebaran. Penerima manfaat wajib membawa kembali kantong yang diterima sehari sebelumnya sebagai syarat mendapatkan paket berikutnya.
Standar menu Ramadan, bebas menu pedas dan cepat basiBGN menginstruksikan SPPG untuk menyajikan menu yang aman secara ketahanan pangan. Rekomendasi menu meliputi telur asin, abon, dendeng kering, buah-buahan, serta kurma.
Operasional 100 SPPG untuk 250 Ribu penerima di Kota BogorHingga saat ini, sudah ada 100 SPPG yang telah
1. Peningkatan arus wisata menuju Puncak
Berdasarkan data trafik dari Jasa Marga, terjadi kenaikan volume kendaraan dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini didominasi oleh wisatawan yang ingin memanfaatkan hari terakhir libur panjang.
"Betul, dari data trafik yang kami dapatkan, ada peningkatan untuk arus kendaraan yang menuju puncak pada hari ini. Kurang lebih sekitar 25 persen," ujar Ipda Aris.
2. Arah Cianjur ke Jakarta ditutup
Saat ini, kata Aris, petugas di lapangan tengah memprioritaskan kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak. Penutupan jalur dilakukan bagi kendaraan dari arah Cianjur agar kepadatan di jalur Puncak dapat segera terurai.
Aris menjelaskan, jika arus menuju atas mulai terserap, Kepolisian akan menyiapkan skema untuk arus balik wisatawan menuju Ibu Kota.
"Kalau memang misalkan ini sudah terserap harusnya menjelang sekitar pukul 12.30 kita akan lakukan prakondisi untuk one way dari arah Puncak menuju Jakarta," jelasnya.
3. Pengendara sepeda motor diimbau tertib
Meskipun skema one way diberlakukan bagi kendaraan roda empat atau lebih, Ipda Aris memberikan peringatan keras bagi para pengendara sepeda motor agar tetap berada di jalurnya. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kemacetan total akibat kendaraan yang keluar dari marka jalan.
Dia mengimbau kepada para pengemudi kendaraan roda 2 agar tertib karena skema one way hanya untuk roda 4 atau lebih.
"Kami memohon dengan sangat kepada pengendara agar tidak asal melambung dan tetap tertib di jalurnya, sehingga pelaksanaan one way dari arah Puncak menuju Jakarta maupun sebaliknya itu bisa terlaksana, arusnya bisa terserap dengan baik," pungkasnya.