Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Longsor Ponorogo Isolasi 500 Warga, Banjir Jepara Rendam Permukiman
Pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di beberapa titik lokasi wilayah Kota Bekasi, Senin (19/1). (Dok. BPBD Kota Bekasi)

Intinya sih...

  • Sebanyak 500 jiwa terisolasi akibat longsor di Ponorogo

  • Sebanyak 582 KK atau 1.177 jiwa terdampak banjir di Jepara

  • BNPB mengimbau pemerintah dan masyarakat tetap waspada

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, akibat hujan deras yang terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026. Kejadian tersebut mencakup longsor di Kabupaten Ponorogo dan banjir di Kabupaten Jepara.

"Hujan deras yang berlangsung selama lebih dari dua jam di Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, mengakibatkan longsor pada bahu jembatan di Desa Grogol pada Minggu (18 Januari 2026) pukul 18.00 WIB. Longsor tersebut memiliki kemiringan sekitar 80 sentimeter, panjang lima meter, dan ketebalan 1,5 meter," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).

1. Ada 500 jiwa terisolasi akibat jembatan putus dan tidak dapat dilalui kendaraan

Proses evakuasi warga terdampak banjir di wilayah Kabupaten Karawang, Senin (19/1). (Dok. BPBD Kota Bekasi)

Muhari menjelaskan tidak ada laporan korban jiwa, namun 500 jiwa terisolasi akibat jembatan putus dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Warga di sekitar lokasi diimbau tetap waspada, mengingat masih terdapat potensi longsor susulan, karena kondisi tanah yang labil serta adanya retakan pada badan jembatan.

2. Di Kabupaten Jepara 582 KK atau 1.177 jiwa terdampak banjir

ilustrasi banjir (IDN Times/Nathan Manaloe)

Pada hari yang sama, hujan deras juga terjadi di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Akibatnya, Sungai Jeratus Soluna meluap hingga air masuk permukiman warga di Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, serta Desa Sowan, Desa Bondo, dan Desa Batukali di Kecamatan Kedung.

"Petugas mencatat 582 KK atau 1.177 jiwa terdampak. Hingga saat ini belum terdapat laporan warga yang mengungsi. BPBD Kabupaten Jepara telah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak," ujar Muhari.

3. BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Senin (19/1/2026) (dok. Setwapres)

Menyikapi puncak musim hujan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada dan siaga, dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

Masyarakat juga diharapkan menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah kesiapsiagaan serta senantiasa memantau informasi dari sumber resmi dan terpercaya, seperti BNPB, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD), dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Editorial Team