Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20250829-WA0177.jpg
Mahasiswa bakar ban, dan sebagian besar masih bertahan di depan Polda Metro Jaya (IDN Times/Santi Dewi).

Intinya sih...

  • Mahasiswa bakar ban dan nyalakan petasan di depan kantor Polda Metro Jaya.

  • Massa aksi tuntut Kapolri mundur dan pelaku pelindasan Affan Kurniawan diadili seadil-adilnya.

  • Aksi mahasiswa merupakan respons terhadap tindakan anarkis polisi dalam demo Kamis kemarin.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Massa aksi mahasiswa masih bertahan di depan kantor Polda Metro Jaya dalam aksi geruduk mahasiswa pada Jumat (29/8/2025). Mereka juga melakukan aksi bakar ban.

Pantauan IDN Times, massa aksi mahasiswa ini sudah melakukan aksi bakar ban sejak pukul 17.15 WIB. Mereka membakar ban dan beberapa bendera, sembari tetap berorasi dan menyanyikan beberapa lagu kebangsaan.

Tepat pukul 18.00 WIB, hujan deras mengguyur area kantor Polda Metro Jaya. Meski begitu, massa aksi mahasiswa tetap bertahan dan terus melakukan orasi di Jalan Sudirman. Tidak cuma itu, mereka juga mulai menyalakan beberapa petasan.

Sebelumnya, massa aksi mahasiswa berhasil masuk kantor Polda Metro Jaya. Mereka berorasi di dalam, salah satunya menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mundur dari jabatannya.

Tidak cuma meminta mundur, massa aksi mahasiswa juga meminta agar para pelaku pelindasan Affan Kurniawan diadili seadil-adilnya. Tak cukup dengan ucapan minta maaf semata.

"Kami minta Kapolri mundur jabatannya dan kami ingin tak sekadar minta maaf, tetapi kami juga ingin para aparat yang melindas diadili dengan seadil-adilnya," ujar salah satu orator pada Jumat (29/8/2025) sore WIB.

Mahasiswa bersama para massa aksi juga menahan bus dan kendaraan polisi yang akan melaju ke arah Blok M. Tidak cuma meneriaki polisi dengan sebutan pembunuh, mereka memukul bus dan kendaraan polisi berkali-kali.

Setelahnya, massa aksi mahasiswa bersama massa ojol dan massa lain ini berhasil memasuki kantor Polda Metro Jaya. Mereka yang tak bisa masuk melakukan orasi di depan kantor Polda Metro Jaya.

Aksi mahasiswa menggeruduk Polda Metro Jaya merupakan respons terhadap tindakan anarkis yang dilakukan oleh polisi dalam menghadapi aksi demo pada Kamis kemarin. Selain itu, seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan turut menjadi korban tewas dalam pengamanan demo kemarin

Affan tewas akibat dilindas oleh mobil taktis Baracuda milik Brimob Polri. Jenazahnya telah dimakamkan pada pagi tadi di TPU Karet Bivak.

Editorial Team