Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Masalah Klasik DKI, Pramono Dukung Pusat Tertibkan Hunian Rel Senen
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri halalbihalal bersama pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat, pada Senin (30/3). (Dok. Pemprov DKI)
  • Pemerintah DKI Jakarta mendukung penuh langkah pemerintah pusat menata pemukiman di sepanjang rel kereta api kawasan Senen sebagai bagian dari penanganan masalah hunian lama yang berulang.
  • Pramono menyoroti banyak warga yang masih tinggal di area tempat pemakaman umum dan memastikan mereka akan dipindahkan secara bertahap ke rumah susun yang telah disiapkan.
  • Menteri PKP Maruarar Sirait menargetkan pembangunan rusun di kawasan Senen dimulai Mei 2026, dengan lahan 1,61 hektare disiapkan untuk proyek sinergi pemerintah, BUMN, dan swasta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
29 Maret 2026

Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau lahan seluas 1,61 hektare di Jalan Kramat Raya, Senen, milik PT Angkasa Pura Indonesia untuk rencana pembangunan rumah susun.

30 Maret 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah pusat menata hunian di sepanjang rel kereta api kawasan Senen. Pada hari yang sama, Maruarar Sirait mengumumkan target peletakan batu pertama pembangunan rusun Senen pada Mei 2026 melalui akun Instagram pribadinya.

Mei 2026

Pemerintah menargetkan pelaksanaan groundbreaking pembangunan rumah susun di kawasan Senen setelah skema pembiayaan dan pelaksanaan proyek diputuskan.

kini

Pemprov DKI terus memindahkan warga yang tinggal di area TPU ke rumah susun serta menata kembali area TPU agar lebih tertib dan sesuai peruntukan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah DKI Jakarta mendukung langkah pemerintah pusat dalam penataan hunian di sepanjang rel kereta api kawasan Senen serta pemindahan warga yang tinggal di area tempat pemakaman umum ke rumah susun.
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta warga yang menempati bantaran rel dan area TPU di Jakarta Pusat.
  • Where?
    Kawasan Senen, Jakarta Pusat, termasuk lahan seluas 1,61 hektare di Jalan Kramat Raya milik PT Angkasa Pura Indonesia yang disiapkan untuk pembangunan rumah susun.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Senin, 30 Maret 2026. Groundbreaking pembangunan rumah susun ditargetkan berlangsung pada Mei 2026 setelah keputusan pembiayaan ditetapkan.
  • Why?
    Penataan dilakukan untuk mengatasi masalah permukiman lama di bantaran rel dan area TPU, sekaligus menyediakan hunian layak bagi warga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
  • How?
    Pemprov DKI mendukung penuh kebijakan pusat dengan memindahkan warga ke rumah susun secara bertahap, sementara pemerintah pusat menyiapkan proyek rusun melalui sinergi dengan BUMN dan sektor swasta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah DKI Jakarta akan mendukung penuh langkah pemerintah pusat dalam penataan pemukiman di sepanjang rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

"Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan support sepenuhnya apa yang dilakukan oleh pemerintah pusat untuk penanganan perumahan yang ada di sepanjang rel kereta api," kata Pramono, Senin (30/3/2026).

1. Masalah lama yang berulang

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendatangi kawasan permukiman bantaran rel kereta api di Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2026)/dok Bakom RI

Pramono mengakui bahwa hunian yang berada di bantaran sepanjang rel kereta api menjadi merupakan masalah lama yang terus berulang dan sebagian sudah mulai ditangani oleh Pemprov DKI.

"Memang itu menjadi problem dari waktu ke waktu yang sebenarnya bagi Pemerintah Jakarta itu juga sudah mulai ditangani," katanya.

2. Banyak warga yang tinggal di TPU

Penjual bunga TPU Tanah Kusir menawarkan produk ke peziarah (IDN Times/Irsan Rufai Hamdalah)

Tidak hanya di area tersebut, Pramono menyoroti fenomena banyaknya warga yang tinggal di area tempat pemakaman umum (TPU) yang kini menjadi perhatian serius.

“Termasuk masyarakat yang mohon maaf tinggal di TPU. Sebenarnya yang paling besar itu sekarang ini yang tinggal di TPU,” ujarnya.

3. Warga yang tinggal di TPU akan dipindah ke rusun

Ilustrasi Rusun Nagrak/ dok Humas Pemprov DKI

Pramono menjelaskan, warga yang tinggal di TPU secara bertahap dipindahkan ke rumah susun yang telah disiapkan. Sementara itu, area TPU ditata kembali agar lebih rapi dan difungsikan sesuai peruntukannya.

“Maka yang di TPU kita pindahkan ke rumah susun yang ada. TPU-nya kita manfaatkan untuk penempatan yang baru. Dan sekarang ini relatif dengan cara itu pertama di TPU lebih rapi, yang kedua mereka mau untuk kita pindahkan ke rumah-rumah susun yang ada,” kata dia

4 Rusun Senen mulai dibangun Mei 2026

Presiden Prabowo Subianto mendatangi kawasan permukiman bantaran rel kereta api di Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2026)/dok Bakom

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menargetkan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Senen, Jakarta Pusat, dapat terlaksana pada Mei 2026.

Kepastian tersebut menunggu keputusan mengenai skema pembiayaan dan pelaksanaan proyek. Dia berharap proyek tersebut mampu menjadi percontohan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam menyediakan hunian layak di area perkotaan yang padat penduduk.

"Kami menargetkan groundbreaking pembangunan rusun ini dapat dimulai pada Mei 2026 setelah skema pembiayaan dan pelaksanaan diputuskan," kata dia melalui akun Instagram pribadinya, Senin (30/3/2026).

Dia telah meninjau langsung lahan seluas 1,61 hektare di Jalan Kramat Raya, Senen, pada Minggu (29/3/2026). Lahan milik PT Angkasa Pura Indonesia tersebut disiapkan untuk memenuhi arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penyediaan hunian bagi rakyat.

Editorial Team