Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7539b9c3-a3bb-42a7-841e-ae7a3cc4072b.jpeg
Sejumlah massa masih bertahan di Mako Brimob salam aksi demonstrasi sebagai bentuk protes atas tewasnya driver ojol oleh mobil rantis. (IDN Times/Yosafat)

Intinya sih...

  • Ratusan massa memadati Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat pada Sabtu pagi.

  • Massa berupaya mendekat ke Mako Brimob namun dihadang oleh personel Brimob dengan alat pelindung diri.

  • Terjadi lempar batu dan gas air mata antara massa dan aparat Brimob, namun massa tetap bertahan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Massa yang berjumlah sekitar ratusan orang masih memadati Markas Besar Komando Brigade Mobil (Mako Brimob), Kwitang, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8/2025) pagi.

Pantauan IDN Times di lokasi, sekitar pukul 07.30 WIB, massa masih berupaya mendekat ke Mako Brimob. Namun mereka dihadang personel Brimob dengan alat pelindung diri lengkap helm, tameng, dan tongkat. Massa pun terus melempari batu hingga kayu ke arah aparat.

Brimob pun sesekali membalas dengan menembakkan gas air mata ke arah massa. Namun upaya itu tak membuat massa membubarkan diri.

Tampak pula sejumlah Brimob membalas teriakan massa.

"Sini ke tengah kalau berani," ujar salah satu personel Brimob.

Editorial Team