Comscore Tracker

Kisah Lutfiana Batal Naik Haji setelah Jual Mobil Demi ke Tanah Suci

Lutfiana ikhlas namun sedih tak bisa penuhi keinginan ibunya

Balikpapan, IDN Times - Setelah menunggu selama lima tahun untuk bisa menjejakkan kaki di Tanah Suci, niat Lutfiana untuk bisa beribadah haji di Makkah terpaksa harus tertunda tahun ini. Padahal, dia sudah mendaftar untuk mengikuti haji plus melalui salah satu biro umrah.

Lutfiana tak sendirian, jutaan umat Muslim di Indonesia bahkan dunia juga mengalami hal yang serupa setelah pemerintah memutuskan untuk membatalkan ibadah haji tahun ini akibat pandemik COVID-19.

"Rasanya mak jleb gitu. Mungkin belum rezeki saya, kan saya sudah berharap banget " ujar Lutfi mengungkapkan rasa kecewa tak bisa berangkat haji tahun ini, melalui telepon, pada Rabu (3/6).

1. Lutfiana rela menjual mobil untuk melunasi biaya naik haji plus, namun apa daya tahun ini dia gagal berangkat ke Makkah

Kisah Lutfiana Batal Naik Haji setelah Jual Mobil Demi ke Tanah SuciRamadan hari pertama di Masjidil Haram (ANTARA FOTO/REUTERS/Ganoo Essa)

Lutfi menunaikan ibadah haji bukan semata-mata untuk dirinya sendiri, tetapi juga demi memenuhi keinginan sang ibu yang berharap ada anaknya yang ke tanah suci.

"Ibu saya kan stroke, ibu 'ngarep-ngarep' kapan saya haji. Ibuku kepingin banget anaknya ada yang haji, karena yang mampu saya jadi beliau berharap sama saya. Mungkin suatu kebanggaan anaknya bisa menunaikan haji," ujar Lutfi sambil terisak.

Sampai saat ini ia belum tega menyampaikan ke sang ibunda bahwa tahun ini ia gagal naik haji. Sang ibu yang saat ini telah berusia 78 tahun dan tinggal di Batang, Jawa Tengah, mendorongnya naik haji dengan jalur haji plus supaya cepat berangkat. Meskipun dengan jalur haji plus Lutfi tetap harus menanti selama 5 tahun.

Ia bahkan rela menjual mobil untuk melunasi biaya naik haji plus sekitar Rp170 juta per orang. Lutfiana seharusnya berangkat haji berdua dengan suami, artinya ia mengeluarkan biaya sekitar Rp340 juta. 

Baca Juga: Begini Prosedur Pengembalian Uang Jemaah yang Batal Berangkat Haji

2. Lutfi pasrah dan ikhlas karena banyak jemaah haji lain yang gagal berangkat ke tanah suci

Kisah Lutfiana Batal Naik Haji setelah Jual Mobil Demi ke Tanah SuciIlustrasi (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

Lutfi mengaku sudah ikhlas dan pasrah dengan keputusan pemerintah yang membatalkan keberangkatan haji tahun 2020.

"Insya Allah tahun depan optimis tetap berangkat. Semoga saya tetap sehat tahun depan bisa berangkat berdua sama suami. Umur kita gak tahu, kok sekarang gagal. Tapi bismillah, insya Allah, Allah memberikan yang terbaik sama kami," kata Lutfi.

Lutfi memahami keputusan pemerintah demi melindungi WNI dari pandemik virus corona, selain itu juga karena belum ada akses dari pemerintah Arab Saudi untuk haji dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. 

"Saya tidak sendiri, ada banyak jemaah haji lain yang gagal berangkat," katanya. 

3. Pihak travel belum menghubungi calon jemaah terkait pembatalan haji

Kisah Lutfiana Batal Naik Haji setelah Jual Mobil Demi ke Tanah SuciMenteri Agama Fachrul Razi (ANTARA FOTO/Romadanyl)

Sementara, terkait pembatalan haji ini, Lutfi mengatakan dari pihak travel haji belum menghubungi dirinya. Namun ia merasa maklum, karena baru kemarin Selasa (2/6) keputusan pembatalan keberangkatan haji tahun 2020 disampaikan oleh Menteri Agama Fachrul Razi. Menurutnya, dana yang telah dilunasi akan ditarik lagi dan akan dibayarkan kembali saat ada kepastian berangkat dari pihak travel.

"Saya harus bersabar dan bersyukur karena mungkin di sana kita tidak tahu (apa yang akan terjadi jika tetap berangkat). Saya ikutin saja ini pasti yang terbaik untuk saya dan keluarga," kata dia.

Baca Juga: Menag Batalkan Haji 2020, DPR: Melanggar UU Haji dan Umrah

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya