Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Intinya sih...

  • Politikus Gerindra, Budi Djiwandono dan mantan Deputi Gubernur BI, Juda Agung diisukan masuk Kabinet Merah Putih.

  • Menteri Sekretaris Negara menyatakan belum ada keputusan dari Presiden Prabowo Subianto terkait hal ini.

  • Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto memberikan sinyal perombakan kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nama politikus Gerindra, Budi Djiwandono dan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Juda Agung diisukan akan masuk Kabinet Merah Putih. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan belum ada keputusan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Belum," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Terkait dengan kursi Wakil Menteri Keuangan yang ditinggalkan oleh Thomas Djiwandono yang diisukan akan diisi Juda Agung, Pras menyebut itu merupakan kewenangan Presiden Prabowo.

"Belum, nanti pada waktunya, siapa pun yang kemudian kalau diputuskan oleh Bapak Presiden pos yang ditinggalkan harus diisi, nanti akan kami sampaikan," ucap Prasetyo.

Sementara itu nama Budi Satrio Djiwandono juga diisukan akan masuk kabinet. Hal itu muncul setelah Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, sesumbar memberikan sinyal Budi Djiwandono yang duduk di sebelah kanannya bakal merapat ke eksekutif.

Adapun sinyal yang disampaikan Utut ini, selaras dengan isu perombakan kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Utut pada saat bersama unsur pemerintah dalam bidang pertahanan, Senin (26/1/2026). Pada saat itu, Utut berkelakar mengutip pernyataan Budi yang duduk di sampingnya, dalam ungkapan bahasa Inggris "you cannot beat the band with uniform," ujar politikus PDIP itu.

Ungkapan tersebut dapat dimaknai sebagai penegasan, kekuatan institusi pertahanan dan militer, yang direpresentasikan seragam dan jabatan strategis, memiliki daya pengaruh yang kuat dan sulit ditandingi.

"Kalau katanya orang sebelah kanan saya, yang dugaan saya sebentar lagi akan di eksekutif: You cannot beat the band with uniform," kata Utut.

Editorial Team