Jakarta, IDN Times - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid mengungkapkan, perlindungan anak di ruang digital jadi prioritas. Hal ini, kata dia, tak bisa ditunda. Maka pesantren disebut juga punya peran untuk lindungi anak dari berbagai ancaman digital yang dirasa makin masif, termasuk juga membantu anak-anak memanfaatkan teknologi dengan lebih bijak.
“Kita tidak boleh lengah. Platform digital memang menyenangkan, tetapi dampaknya sangat serius terhadap perilaku, konsentrasi, dan keselamatan anak-anak kita. Itulah sebabnya pemerintah tegas menerapkan PP TUNAS,” kata dia saat berkunjung ke Pondok Pesantren Qomarul Huda, Lombok Tengah, Selasa (5/5/2026).
