IDN Times/Isidorus Rio Turangga
Lembaga survei Charta Politika, pada 25 Maret 2019 merilis hasil survei terbaru kedua pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, Joko "Jokowi" Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Survei ini dilakukan pada 1-9 Maret 2019 melalui wawancara tatap muka langsung, menggunakan kuesioner terstruktur, dengan jumlah sampel 2.000 responden.
Hasilnya, Jokowi-Amin unggul di Jawa Tengah-DI Yogyakarta dengan 68,1 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga 28,2 persen.
Survei ini dilakukan di sembilan provinsi yakni Sumatera, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, dan DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Sementara, pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga paling tinggi mengantongi suara di Sumatera dengan 48,3 persen, sedangkan Jokowi-Amin hanya 43,4 persen suara.
Selanjutnya, di tujuh provinsi lainnya yakni DKI Jakarta dan Banten, Jokowi-Amin mendapat 44,2 persen dan Prabowo-Sandi 40,0 persen
Di Jawa Barat, Jokowi-Amin 44,2 persen dan Prabowo-Sandi 42,3 persen. Bali, NTB, dan NTT, Jokowi-Amin 64,5 persen dan Prabowo-Sandi 28,2 persen.
Sementara, di Kalimantan, Jokowi-Amin 58,4 persen dan Prabowo-Sandi 32,8 persen. Jawa Timur, Jokowi-Amin 56,9 persen dan Prabowo-Sandi 30,9 persen.
Di Sulawesi, Jokowi-Amin juga unggul 53,6 persen dan Prabowo-Sandi 33,6 persen. Tak hanya itu, di Maluku dan Papua, Jokowi-Amin juga unggul 57,1 persen dan Prabowo-Sandi 32,9 persen.
Charta Politika mencatat, elektabilitas Jokowi-Amin naik 0,4 persen dari 53,2 persen (Januari 2019) menjadi 53,6 persen pada Maret 2019. Elektabilitas Prabowo-Sandi juga naik sama, 1,3 persen, yakni 34,1 persen pada Januari 2019, dan menjadi 35,4 persen pada Maret 2019.