Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mendagri Sebut Aturan Soal ASN dan Pegawai Swasta WFH Diumumkan Besok
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian (dok. Kemendagri)
  • Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan fleksibilitas kerja berupa WFH satu hari per minggu kemungkinan diumumkan resmi pada 31 Maret 2026 setelah rapat bersama Komisi II DPR RI.
  • Pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tengah menyiapkan kebijakan WFH untuk ASN, pemda, dan sektor swasta sebagai langkah efisiensi di tengah tingginya harga minyak dunia.
  • Presiden Prabowo mendukung rencana WFH karena dinilai mampu menghemat konsumsi BBM hingga seperlima dari total pengeluaran mobilitas harian masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
19 Maret 2026

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah tengah mengkaji kebijakan fleksibilitas waktu kerja berupa WFH satu hari per pekan. Kajian ini dilakukan untuk efisiensi di tengah tingginya harga minyak dunia dan telah dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto.

30 Maret 2026

Mendagri Tito Karnavian menyatakan aturan mengenai WFH bagi ASN dan pegawai swasta akan diumumkan besok. Ia menyampaikan hal itu usai rapat dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan.

31 Maret 2026

Pemerintah dijadwalkan mengumumkan secara resmi aturan tentang kebijakan WFH satu hari dalam sepekan bagi ASN dan sektor swasta.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah berencana mengumumkan aturan baru mengenai kebijakan kerja fleksibel berupa work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi ASN dan pegawai swasta.
  • Who?
    Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan rencana pengumuman tersebut, sementara Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan Presiden Prabowo Subianto turut membahas kebijakannya.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, serta sebelumnya dibahas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
  • When?
    Tito menyebut pengumuman resmi kemungkinan dilakukan pada Selasa, 31 Maret 2026, setelah rapat bersama Komisi II DPR RI pada Senin, 30 Maret 2026.
  • Why?
    Kebijakan ini dikaji untuk meningkatkan efisiensi kerja dan menekan konsumsi bahan bakar minyak di tengah tingginya harga minyak dunia saat ini.
  • How?
    Pemerintah sedang menyiapkan aturan teknis pelaksanaan WFH satu hari per minggu yang akan diterapkan bagi ASN, pemerintah daerah, dan sektor swasta setelah konsepnya dinilai matang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari ini Pak Tito bilang aturan kerja dari rumah satu hari seminggu akan diumumkan besok. Katanya aturan ini buat orang kantor pemerintah dan juga orang yang kerja di tempat lain. Pak Airlangga dan Pak Prabowo sudah bahas supaya bisa hemat bensin karena harga minyak mahal. Sekarang mereka lagi siapin aturannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Rencana pemerintah untuk memperkenalkan kebijakan kerja fleksibel satu hari WFH per pekan menunjukkan perhatian terhadap efisiensi dan kesejahteraan pekerja. Kajian yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Presiden, mencerminkan proses pengambilan keputusan yang hati-hati. Selain berpotensi menghemat konsumsi BBM secara signifikan, langkah ini juga menandakan adaptasi positif terhadap dinamika ekonomi global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut kebijakan fleksibilitas waktu kerja berupa work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan akan diumumkan besok (31/3/2026).

Hal tersebut disampaikan Tito saat ditemui usai rapat bersama Komisi II DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026).

"Sabar saja, itu saya dengar kemungkinan besar, kemungkinan, ya, akan disampaikan resmi besok. Jadi, saya nggak mau mendahului (bagaimana mekanismenya)," kata dia saat ditemui awak media.

Tito memastikan, pihaknya akan memberikan imbauan kepada pemerintah daerah (pemda).

"Iya, pasti ada (imbauan ke pemda)," imbuh dia.

Namun Tito enggan memerinci mengenai kapan hari yang ideal untuk melaksanakan program WFH selama satu hari dalam sepekan tersebut.

1. Pemerintah melakukan kajian

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok Humas Ekon

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji kebijakan fleksibilitas waktu kerja berupa WFH selama satu hari dalam sepekan. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk efisiensi di tengah tingginya harga minyak dunia saat ini.

Rencana itu juga telah dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto.

"Terkait dengan kajian bahwa dengan tingginya harga minyak maka perlu efisiensi daripada waktu kerja di mana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home dalam satu hari dalam lima hari kerja," kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

2. Berlaku bagi ASN dan sektor swasta

Ilustrasi ASN Pemprov NTB. (dok. Istimewa)

Airlangga menjelaskan aturan teknis mengenai kebijakan tersebut sedang disusun. Rencananya, pemberlakuan WFH tersebut tidak hanya menyasar aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga diharapkan bisa diterapkan oleh pemerintah daerah hingga sektor swasta.

"Ini diharapkan juga tidak hanya ASN tetapi juga swasta dan juga pemda-pemda. Nah ini semuanya kita sedang siapkan lagi, nanti sesudah konsepnya sudah matang kita akan segera informasikan ke publik lebih detail," ujarnya.

3. Target penghematan konsumsi BBM

Warga Pontianak saat antre BBM. (IDN Times/Teri).

Prabowo menyambut baik rencana tersebut karena dinilai mampu menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Airlangga menyebut penghematan dari mobilitas bensin itu signifikan, yakni mencapai seperlima dari total pengeluaran yang biasanya dikeluarkan.

"(Tanggapan Presiden) baik karena itu ada penghematan dari segi penggunaan mobilitas dari bensin. Penghematannya cukup signifikan, 1/5 dari apa yang bisa kita keluarkan," kata Airlangga.

Editorial Team