Jakarta, IDN Times - Pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, 27 tahun, disebut berjumlah empat orang. Mereka saling berboncengan dengan menggunakan dua sepeda motor.
Penyerangan terhadap Andrie terjadi di kawasan Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Maret 2026 pukul 23.30 WIB. Akibat peristiwa itu, Andrie mengalami luka bakar di bagian dada, wajah, dan tangan.
Kasus ini ditangani Polres Metro Jakarta Pusat dibantu Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri. Polisi menerbitkan Laporan Polisi Model A Nomor 222/III/2026/Satreskrim/Restro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, para pelaku diduga terlatih. Hal itu terlihat dari ketenangan para pelaku dalam melancarkan aksi biadabnya.
“Selama beberapa hari kami melakukan analisa digital, kami melihat perjalanan para pelaku ini memang memiliki ketenangan dalam melakukan perjalanan, dari mulai satu titik ke titik yang lain pada saat menjelang-menjelang kejadian,” ujar Iman di Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).
