Jakarta, IDN Times - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi informasi soal ide sertifikasi aktivis atau pembela HAM, yang disebut ditentukan oleh tim asesor bentukan pemerintah.
Dia mengatakan, narasi tersebut keliru dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“Judul yang beredar itu keliru dan bisa menimbulkan persepsi yang salah. Saya justru sedang memastikan pelindungan maksimal untuk pembela HAM supaya mereka tidak bisa dipidana,” kata Pigai, dikutip Jumat (1/5/2026)
