Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menhan Sjafrie Lantik Neo Letto Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
Menteri Pertahanan sekaligus Ketua harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Sjafrie Sjamsoeddin, melantik 12 tenaga ahli di DPN (Instagram/@kemhanri)

Intinya sih...

  • Neo Letto, vokalis band Letto, dilantik sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

  • Kemhan memastikan 12 tenaga ahli yang dilantik sesuai kebutuhan organisasi

  • Kemhan klaim publik figur tidak jadi dasar penunjukkan, yang penting kontribusi pemikiran strategis

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Sjafrie Sjamsoeddin, melantik 12 tenaga ahli untuk DPN. Pelantikan digelar di Kementerian Pertahanan, Kamis, 15 Januari 2026.

Pelantikan itu berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 202 Tahun 2024, tentang Dewan Pertahanan Nasional dan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor KEP/3/KH/X/2025 tentang Pengangkatan Tenaga Ahli di lingkungan DPN.

1. Neo Letto ikut dilantik

Menteri Pertahanan sekaligus Ketua harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Sjafrie Sjamsoeddin, melantik 12 tenaga ahli di DPN (Instagram/@kemhanri)

Salah satu nama yang menjadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional adalah anak dari Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun, Sabrang Mowo Damar Panuluh. Putra Cak Nun juga dikenal sebagai Neo, vokalis band Letto.

Mereka yang dilantik mengemban tugas sebagai Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda. Mereka yang dilantik antara lain, Prof. Dr. Surachman Surjaatmadja, Dr. Ian Montratama, Dr. Ing. M. Abdul Kholiq, Agato P. P. Simamora, S.H. M.H., Dr. Achmad Rully, serta Filda Citra Yusgiantoro, Ph.D, Dr. Ir. Jupriyanto, Frank Alexander Hutapea, S.H., dan Sabrang Mowo Damar Panuluh, B.Math, B.Sc., Santiaji Dyatmiko, Maundri Prihanggo, S.T., M.Sc., dan Dr. Muhammad Zulkarnain Maddatuang, M.Si.

2. Kemhan pastikan 12 tenaga ahli yang dilantik sesuai kebutuhan organisasi

Menteri Pertahanan sekaligus Ketua harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Sjafrie Sjamsoeddin, melantik 12 tenaga ahli di DPN (Instagram/@kemhanri)

Kepala Biro Info Pertahanan Kemenhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, memastikan 12 tenaga ahli yang dilantik Menhan Sjafrie sudah sesuai dengan kebutuhan organisasi.

"Penunjukan 12 tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan pertimbangan profesional atas kompetensi serta keahlian yang relevan," kata Rico kepada IDN Times melalui pesan singkat, Minggu (18/1/20260).

3. Publik figur tidak jadi dasar penunjukkan

Menteri Pertahanan sekaligus Ketua harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Sjafrie Sjamsoeddin, melantik 12 tenaga ahli di DPN (Instagram/@kemhanri)

Rico menegaskan, publik figur tidak menjadi dasar penunjukkan menjadi tenaga ahli. Dia menyebut, kontribusi pemikiran starategis menjadi bagian penting menjadi Tenaga Ahli DPN.

"Latar belakang publik figur bukan menjadi dasar penunjukan, yang menjadi pertimbangan utama adalah kontribusi pemikiran strategis yang dibutuhkan Dewan Pertahanan Nasional dalam mendukung perumusan kebijakan pertahanan negara. Seluruh proses dilakukan melalui mekanisme kelembagaan sesuai ketentuan yang berlaku," ucap Rico.

Editorial Team