Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menkes: 100 Ribu Tenaga Kesehatan Batal Divaksinasi COVID-19
Default Image IDN

Jakarta, IDN times - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini 900 ribu dari target 1,5 juta tenaga kesehatan sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19. Dari jumlah tersebut ada lebih 100 ribu tenaga kesehatan batal menerima vaksinasi COVID-19.

"Kami melihat lebih dari 100 ribu (tenaga kesehatan) ternyata batal disuntik, karena mereka jadi penyintas covid, selain itu sebagian besar banyak darah tinggi saat divaksinasi," kata Budi secara daring, Minggu (7/2/2021)

1. Tenaga kesehatan lansia akan divaksinasi

ilustrasi tenaga kesehatan. (ANTARA FOTO/Fauzan)

Budi menambahkan, selain faktor kesehatan, juga banyak tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun, sehingga tidak bisa divaksinasi.

Budi bersyukur Badan POM telah mengeluarkan emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Sinovac bagi lansia, sehingga tenaga kesehatan lansia bisa segera divaksinasi.

"Kita sudah mengkomunikasikan dengan teman-teman Kemenkes di lapangan, besok pukul 09.00 WIB akan dilakukan vaksinasi dengan prioritas pertama adalah tenaga kesehatan di atas 60 tahun, ini kabar baik," ujar Budi.

2. Tenaga medis lansia lebih rentan terpapar COVID-19

Default Image IDN

Budi mengatakan tenaga medis lansia lebih rentan terpapar COVID-19. Selain itu vaksinasi bagi tenaga medis lansia akan mengurangi tekanan rumah sakit.

"Kalau di luar negeri tahapan penyuntikan setelah tenaga kesehatan adalah orang tua karena memang resikonya tinggi, bahkan ada yang vaksinasinya berbarengan dengan tenaga kesehatan," imbuhnya.

3. Budi yakin vaksinasi tenaga kesehatan rampung akhir Februari

Default Image IDN

Budi yakin target vaksinasi 1,5 juta tenaga kesehatan akan rampung di akhir Februari. Sebab selama empat minggu vaksinasi sudah capai 900 ribu tenaga kesehatan

"Kita masih punya waktu sampai akhir bulan ini untuk menyelesaikan semuanya, melihat kecepatan kita melakukan vaksinasi, harusnya bisa dicapai dari tenaga kesehatan ini," ujarnya.

Editorial Team