Jakarta, IDN Times - Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB University) telah melakukan kegiatan Turun Lapang dan Pengumpulan Data Sampel di Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 24 Mei 2024.
Tim yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) ini beranggotakan Ardi Setiawan (ESL), Cut Sarah Aulia Nanda (ESL), Ikhda Annisa (ESL), Paskalia Yati (ESL), Muh. Syabril Diandra (Aktuaria). Tim didampingi Dr. Meti Ekayani dari Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan.
Dalam Kegiatan ini, tim melakukan beberapa agenda, seperti melakukan observasi serta pengamatan langsung ke Hutan Wonosadi untuk mengetahui secara nyata, dan sebagai bahan merumuskan keberlanjutan Hutan Wonosadi, sebagai upaya membentuk rekayasa sosial di tengah era modernisasi.
Dalam perjalanan menuju kawasan hutan Wonosadi, mereka berjalan sambil berbincang dengan Mbah Sugimo selaku juri kunci. Hutan Wonosadi juga kaya akan keanekaragaman hayati di dalamnya, termasuk tanaman obat-obatan dan berbagai jenis kayu. Sehingga hutan Wonosadi menyimpan manfaat alami yang luar biasa untuk masyarakat.
“Ada sebuah bak mata air berukuran 5 x 5 meter di sini untuk menampung air yang nantinya dikelola oleh masyarakat. Wonosadi ini luasnya 25 hektare untuk zona inti dan 65 hektare untuk zona penyangga. Sebanyak 5 hektare dikelola oleh multilestari," ujar Mbah Sugimo.
"Di sini ada beberapa jenis hewan, di antaranya beberapa macam burung yaitu Burung Kutilang, Burung Elang Berontok, Elang Jawa, Burung Kakatua, Burung Perenjak Jawa, Burung Ciblek, Burung Bedu, Burung Betet, Burung Pelatuk Bawang, Burung Pelatuk biasa, Burung Bubut, Burung Kepodang Kuning, dan masih banyak lagi,” sambungnya.
