Jakarta, IDN Times - Dirjen Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutann (KLHK) Rosa Vivien Ratnawati mengatakan kementeriannya tengah menyiapkan angkutan untuk mengangkut limbah medis pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri.
Vivien menyampaikan nantinya KLHK akan memasang GPS tracking atau pelacak pada setiap angkutan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Sehingga bisa diketahui pergerakan angkutan tersebut.
Sebab Menteri LHK Siti Nurbaya sempat mewanti-Santi agar limbah medis COVID-19 tidak dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), melainkan harus dihancurkan.
“KLHK mewajibkan setiap angkutan limbah B3 memasang GPS tracking, yang connect dengan server KLHK, sehingga bisa dilacak pergerakan kendaraan tersebut ketika mengangkut limbah B3,” kata Vivien saat dihubungi IDN Times, Selasa (3/8/2021).
