Comscore Tracker

Alumnus SMA Taruna Palembang Jadi Tersangka Kematian Siswa Saat MOS

Pelaku sempat memukuli korban dengan bambu

Palembang, IDN Times - Polresta Palembang akhirnya menetapkan seorang tersangka atas tewasnya siswa SMA Taruna Indonesia Palembang, DLW (14) pada Jumat dini hari (12/7). Satu tersangka itu diketahui merupakan pembina dalam Masa Orientasi Siswa (MOS) yang digelar oleh sekolah semi militer pada pekan lalu. 

Tersangka diketahui bernama Obby Frisman Arkataku (24). Menurut keterangan polisi, saat korban menjalani masa bimbingan fisik dan mental di sekolah tersebut, tersangka Obby diduga melakukan pemukulan hingga korban DLW mengalami memar di sekujur tubuh. Bahkan, korban sempat mendapatkan beberapa kali siksaan oleh tersangka dengan menggunakan bambu, dan pukulan dengan tangan kosong, karena dianggap lambat dan tidak mematuhi peraturan dalam proses ospek.

Lalu, apakah polisi membuka peluang adanya tersangka lain selain Obby? 

1. Tersangka merupakan alumnus sekolah yang ditunjuk sebagai pembina ospek

Alumnus SMA Taruna Palembang Jadi Tersangka Kematian Siswa Saat MOSIDN Times/Rangga Erfizal

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, dari informasi yang dihimpun polisi saat proses rekonstruksi di belakang SMA Taruna Indonesia, diketahui tersangka merupakan kakak senior dan sudah menjadi alumnus dari sekolah tersebut. Kebetulan, tersangka ditunjuk sebagai pembina dalam proses ospek itu.

"Iya benar, kita sudah menetapkan satu tersangka yang merupakan pembina dalam masa pembinaan fisik dan mental tersebut. Semalam (Minggu) kita tetapkan sebagai tersangka dari pemeriksaan saksi-saksi dan bukti," ujar Yon Edi Winara pada Senin (15/7).

Baca Juga: Hasil Forensik Siswa SMA Taruna: Ada Luka di Kepala, Dada & Kaki

2. Tersangka sempat memukul korban beberapa kali dengan bambu dan tangan kosong

Alumnus SMA Taruna Palembang Jadi Tersangka Kematian Siswa Saat MOSIDN Times/Rangga Erfizal

Yon menerangkan bahwa pada kegiatan ospek sebelum korban meninggal, sempat terjadi perdebatan antara korban dan tersangka, lantaran akibat korban tidak terima dipukul. Beberapa kali, korban disiksa menggunakan bambu maupun pukulan dengan tangan kosong karena dianggap lambat dan tidak mematuhi peraturan dalam proses ospek.

"Motifnya berawal dari tersangka yang kesal menganggap siswa ini males-malesan. Tersangka sempat dimaki oleh korban dengan kata-kata kasar, karena tidak terima dipukulin," kata Yon. 

3. Polisi menyebut masih ada kemungkinan tersangka lain

Alumnus SMA Taruna Palembang Jadi Tersangka Kematian Siswa Saat MOS(SMA Taruna Indonesia Palembang) IDN Times/Rangga Erfizal

Yon mengaku usai menetapkan Obby, polisi terus menyelidiki keterkaitan dan keterlibatan panitia atau saksi lainnya. Namun, untuk saat ini Obby masih menjadi tersangka tunggal dalam kasus meninggalnya calon Taruna Indonesia Palembang tersebut.

"Rekonstruksi ini baru kami lakukan 4 adegan. Sementara penetapan satu tersangka, masih tersangka tunggal. Apabila ada alat bukti lain untuk mendukung adanya tersangka lain maka segera kami lakukan penetapan lanjutan," kata dia. 

4. Tersangka berkilah hanya pukul wajah korban

Alumnus SMA Taruna Palembang Jadi Tersangka Kematian Siswa Saat MOS(Tersangka yang menyebabkan satu siswa SMA Taruna Indonesia Palembang melakukan konstruksi perkara) IDN Times/Rangga Erfizal

Sementara, tersangka Obby berkilah ia hanya memukul korban pada bagian wajah sebanyak satu kali. Tersangka membantah telah memukul dada korban dan kepala yang dianggap menjadi penyebab korban meninggal dunia. "Saya hanya pukul satu kali di wajah. Kepala dan dadanya tidak saya pukul," katanya berkilah. 

Sebelumnya, dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, dr Indra Sakty mengatakan korban mengalami memar di bagian kepala, kaki dan dada sehingga membuat korban meninggal dunia.

"Kami lakukan pemeriksaan luar, ada bukti kekerasan di kepala dan kaki korban. Sedangkan untuk pemeriksaan dalam juga ditemukan di dada dan kepala," tutur dia. 

5. Proses selanjutnya menunggu rilis dari Kapolda Sumsel

Alumnus SMA Taruna Palembang Jadi Tersangka Kematian Siswa Saat MOSIDN Times/Rangga Erfizal

Yon menjelaskan pihak kepolisian melakukan pemeriksaan semua saksi setelah mendapatkan laporan atas perisitiwa tersebut. Pemeriksaan saksi itu langsung dilakukan sejak Sabtu (13/7) hingga Minggu (14/7).

"Sabtu lalu kami sudah periksa 21 orang dan mengerucut menjadi 15 orang hingga didapat 1 tersangka. Proses penyelidikan ini baru 1X24 jam. Kami sudah menyelesaikan 4 adegan rekonstruksi, selebihnya akan dilanjutkan nanti usai rilis bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli," katanya lagi. 

Baca Juga: Gelar Pra Rekon Siswa SMA Taruna, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Topic:

  • Santi Dewi

Just For You