Jakarta, IDN Times - Kebijakan pemerintah yang mengaktifkan kembali calling visa untuk warga negara Israel panen kritik. Bahkan percakapan tentang kebijakan ini sempat menjadi trending di Twitter pada Sabtu, 28 November 2020.
Salah satu yang mengkritik kebijakan ini adalah Wakil Ketua Umum MUI Anwar abbas yang mengatakan kebijakan calling visa ini tampaknya bertujuan untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel.
"Kalau benar seperti itu, pertanyaan saya: Mau dikemanakan oleh pemerintah prinsip politik luar negeri yang telah diletakkan oleh para pendiri negeri ini?" katanya dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Minggu (29/11/2020).
