Sebagai ikon oleh-oleh Malang sejak 1959, Pia Cap Mangkok kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi wajib bagi wisatawan dengan menghadirkan kembali varian Pistachio Kunafa spesial di bulan Ramadan. (Dok. Kemenpar)
Eunike juga menambahkan bahwa melalui inovasi ini, Pia Cap Mangkok menegaskan posisinya bukan hanya sebagai produk kuliner, melainkan sebagai destination product, sesuatu yang secara khusus dicari dan dibawa pulang sebagai simbol pengalaman berkunjung ke Malang.
Peluncuran Pistachio Kunafa menunjukkan bahwa heritage bukanlah sesuatu yang statis. Ia hidup, berkembang, dan mampu berdialog dengan selera generasi masa kini tanpa kehilangan identitasnya sebagai ikon kuliner dan oleh-oleh kota Malang.
Sebagai bagian dari strategi penguatan awareness nasional, langkah ini juga menegaskan komitmen Pia Cap Mangkok untuk terus menjadi representasi rasa Malang yang relevan lintas zaman. (WEB)