Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Teror dari OPM Meningkat, Kunjungan Gibran ke Yahukimo Papua Ditunda
Pangdam XVII Cendrawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim ketika menjelaskan alasan penundaan kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Yahukimo. (Dok. Pendam XVII Cendrawasih)

Intinya sih...

  • Pemerintah tetap berikan perhatian kepada masyarakat Yahukimo. Meski kunjungan Gibran ditunda, pemerintah tetap memprioritaskan masyarakat di sana.

  • Gibran sempat berkunjung ke sekolah rakyat di Numfor. Ia meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) dan bermain bola di Wamena.

  • Gibran mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga. Dia bermain sepak bola bersama anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) dalam suasana santai dan penuh keakraban.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim mengakui tertundanya kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Yahukimo, Papua, lantaran faktor keamanan. Semula Gibran dijadwalkan berkunjung ke Yahukimo kemarin.

Sehari sebelumnya tersiar kabar Organisasi Papua Merdeka (OPM) melakukan teror dengan menembak sejumlah pesawat yang masuk ke Ibu Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo. Dalam video yang tersebar di media sosial, kelompok OPM terlihat melepaskan tembakan beruntun ke pesawat yang akan masuk Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo.

"Pembatalan (kunjungan) tersebut diambil setelah beberapa penilaian data dan fakta serta analisa intelijen, serta terkait berdasarkan penilaian situasi di lapangan hingga pagi, terkait perkembangan situasi menjelang kunjungan Wapres ke Yahukimo," ujar Amrin dalam keterangannya di Biak, Rabu (14/1/2026).

Jenderal TNI yang juga merupakan Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu Pengamanan VVIP menggarisbawahi faktor keamanan merupakan prioritas yang mutlak.

"Bapak Wakil Presiden sangat ingin berkunjung ke Yahukimo, menyapa masyarakat dan melihat pembangunan yang sudah dilaksanakan. Namun saya menyarankan kepada Bapak Wakil Presiden untuk menunda kunjungan tersebut," tutur dia.

Berdasarkan data intelijen yang diterimanya, ada gerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab di sana. "Menurut pertimbangan kami untuk keamanan VVIP sangat tidak memungkinkan," imbuhnya.

1. Pemerintah tetap berikan perhatian kepada masyarakat Yahukimo

Ilustrasi peta Papua. (IDN Times/Sukma Shakti)

Lebih lanjut, Amrin memastikan, meski kunjungan Gibran ditunda ke Yahukimo, tetapi tidak mengurangi perhatian pemerintah terhadap masyarakat di sana.

Pemerintah, kata Amrin, tetap memprioritaskan masyarakat Yahukimo. Kunjungan Gibran akan dijadwalkan kembali ke Yahukimo saat situasinya sudah kondusif.

2. Gibran sempat berkunjung ke sekolah rakyat di Numfor

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ketika berkunjung ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 Biak Numfor, Papua. (www.instagram.com/@gibran_rakabuming)

Semula, Gibran dijadwalkan berkunjung ke Biak, Wamena dan Yahukimo. Dua daerah tersebut sudah berhasil dikunjungi Gibran.

Saat berada di Biak, Gibran meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) usai mendarat di Bandara Frans Kaisiepo. Ia berkeliling sekolah sambil mengenakan noken, tas tradisional Papua berbahan serat kayu.

Selama meninjau Sekolah Rakyat, Gibran mendapat keterangan dari para guru soal kondisi SRMA 41 Biak Numfor. Gibran juga berkeliling ruangan dan fasilitas sekolah di antaranya laboratorium komputer, ruang makan, ruang kelas, serta asrama.

Di ruangan makan, Gibran menyaksikan siswa dan siswi menyantap makan siang. Saat menengok ruang kamar atau asrama siswa, Wapres memuji kondisinya, karena diisi empat siswa dan memiliki kamar mandi di dalam.

Adapun, SRMA 41 Biak Numfor memiliki 100 siswa dan 26 kamar. Dalam setiap ruang kelas memiliki satu smartboard.

3. Gibran menyempatkan diri main bola di Wamena

Setibanya di Wamena, Papua Pegunungan, Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming langsung menuju Stadion Lapangan Pendidikan Itlayikinia untuk bermain sepak bola bersama anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB), Selasa (13/01/2026) (dok. Setwapres)

Sementara, ketika berada di Wamena, Gibran langsung menuju Stadion Lapangan Pendidikan Itlayikinia untuk bermain sepak bola bersama anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB), kemarin. Selain berinteraksi langsung dengan anak-anak muda Papua Pegunungan dalam suasana santai dan penuh keakraban, kegiatan ini juga dilakukan Gibran dalam rangka mendukung pembinaan generasi muda, salah satunya melalui olahraga.

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga sebagai bagian dari pembinaan generasi muda yang sehat, disiplin, dan berkarakter, khususnya di wilayah Papua Pegunungan.

Dalam pertandingan persahabatan tersebut, Gibran tergabung dalam tim SSB YPK Betlehem yang mengenakan kaos merah dan berhadapan dengan SSB Yehuda yang mengenakan kaos hijau. Laga ini juga diikuti oleh Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Vernando Wanggai, yang sebelumnya juga sempat menjabat sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan.

Permainan yang turut diikuti perwakilan awak media itu, berlangsung seru dan penuh semangat sportivitas. Skor akhir 5–2 untuk kemenangan SSB YPK Betlehem. Gibran sendiri berhasil menyumbang dua gol bagi kemenangan timnya.

Editorial Team