Sekjen PBNU juga mengajak semua pihak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan sebagai entitas bangsa yang besar dan berkeadaban, serta membangun persaudaraan kemanusiaan atau ukhuwwah insaniyyah.
Helmy mengatakan, sebenarnya sudah sejak lama bahkan sebelum NKRI berdiri, bangsa Indonesia telah memiliki nilai luhur bangsa meski memiliki perbedaan suku, ras, agama, dan golongan.
"Indonesia sejak dulu dapat hidup rukun, tentram, guyub, dan bergotong royong. Mari kedepankan sikap saling menghargai satu dengan yang lain serta menyatukan sikap untuk mewujudkan Indonesia yang aman, damai, makmur dan berkeadilan. Bangsa Indonesia terdiri dari ratusan suku, sekian agama, banyak budaya tapi kita tetap bersatu dalam bingkai NKRI, Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," jelas dia.