Jakarta, IDN Times - Dua pekan pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M menunjukkan tren operasional yang relatif stabil, di tengah penguatan pengawasan terhadap praktik haji ilegal.
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan pemberangkatan dan layanan jemaah berjalan tertib, sekaligus memperketat pencegahan keberangkatan non-prosedural.
Di saat yang sama, penindakan terhadap praktik haji ilegal mulai menunjukkan hasil. Dalam sepekan terakhir, otoritas Arab Saudi menangkap sejumlah warga negara, termasuk 10 WNI, yang diduga terlibat dalam promosi hingga transaksi ilegal terkait ibadah haji.
