Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemudik Motor Mulai Padati Jalur Kalimalang di H-5 Lebaran
Situasi arus mudik di Simpang BCP, Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Pemudik motor mulai memadati jalur Kalimalang, Bekasi pada H-5 Lebaran malam hari dengan membawa banyak barang dan bahkan anak kecil.
  • Banyak pemudik memilih berangkat malam untuk menghindari panas, kemacetan, serta menjaga ibadah puasa tetap lancar selama perjalanan jauh.
  • Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah di Simpang Caman, Kalimalang guna mengurai kepadatan dan memastikan arus mudik lebih aman serta nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - Sejumlah pemudik khususnya kendaraan sepeda motor mulai memadati jalur arteri Kalimalang, Kota Bekasi pada H-5 Lebaran atau pada Senin (16/3/2026) malam.

Pantauan IDN Times di simpang Bekasi Cyber Park (BCP), Jalan KH Noer Ali, Kota Bekasi, pemudik kendaraan roda dua yang mengarah ke wilayah Pantura itu terlihat membawa barang bawaan yang cukup banyak. Bahkan, beberapa pemudik juga terlihat membawa anaknya yang masih berusia di bawah lima tahun atau balita.

1. Pemudik memilih jalan malam

Situasi arus mudik di Simpang BCP, Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Sementara, untuk arus lalu lintas di simpang BCP masih terpantau ramai lancar. Masyarakat Kota Bekasi juga masih terlihat beraktivitas dan jumlahnya tidak kalah banyak dengan para pemudik.

Salah satu pemudik, Dian (27) mengaku bakal menempuh perjalanan hingga 10 jam dari Tangerang menuju Tegal. Dia yang berangkat menggunakan sepeda motor bersama suami dan anaknya lebih memilih perjalanan malam lantaran untuk menghindari cuaca panas.

"Biar tidak panas, biar tidak terlalu macet (jika jalan siang). Iya (kalo berangkat siang takut puasanya batal)," katanya saat ditemui di simpang BCP, malam tadi.

2. Menemui orang tua

Situasi arus mudik di Simpang BCP, Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Pemudik lainnya, Iman (29) juga memilih perjalanan malam karena alasan yang sama. Iman yang juga menggunakan sepeda motor seorang diri juga bakal menempuh ratusan kilometer menuju wilayah Jawa Tengah untuk bertemu kedua orang tuanya.

"(Mudik) temui orang tua. Setahun sekali (pas momen lebaran) saya pulang kampung," kata dia.

3. Polisi lakukan rekayasa lalu lintas

Situasi arus mudik di Simpang BCP, Kota Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Sementara, Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia, menyampaikan pihaknya telah melakukan langkah rekayasa arus lalu lintas untuk mengurai kepadatan pemudik. Salah satu langkah yang diterapkan yakni melakukan rekayasa sistem satu arah atau one-way di Simpang Caman, Kalimalang menuju Pantura.

"Untuk Kalimalang yang dari Jakarta Timur dan hendak melintas ke Kota Bekasi, kami buat one-way. Khususnya di Simpang Caman. Tentu tujuannya untuk mengurangi volume kendaraan yang menuju Kota Bekasi ke arah timur. Jadi biar masyarakat yang mudik bisa aman, nyaman, tidak ada hambatan," ujar Agitia.

Editorial Team