Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penyerahan Jenazah Korban Sriwijaya Air Menunggu Kesepakatan Keluarga
Default Image IDN

Jakarta, IDN Times - Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif, mengatakan enam jenazah yang telah teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri akan diserahkan ke keluarga.

“Penyerahannya menunggu kesepakatan keluarga dan nanti bersama-sama dengan pak Dirut Jasa Raharja. Dan dua korban (Indah Halimah Putri dan Agus Minarni) yang ditemukan hari ini, kami sedang memproses dokumen kependudukannya untuk diserahkan kepada keluarga,” ujar Zudan di RS Polri, Rabu (13/1/2021).

1. Dokumen tiga korban sudah selesai diurus

Default Image IDN

Ia juga menjelaskan, untuk dokumen kependudukan atas nama korban Okky Bisma, sudah diserahkan kepada keluarga berisi akte kematian, kartu keluarga, DNA, dan e-KTP.

“Persyaratannya cukup surat keterangan kematian ataupun data kematian dari karumkit, jadi sangat mudah,” ujarnya.

Sementara itu, dokumen kependudukan yang sudah diselesaikan adalah tiga korban atas nama Fadli Satrianto, Asy Habul Yamin, dan Khasanah yang teridentifikasi Selasa (12/1/2021).

“Dukcapil backup penuh proses ini. Data kita buka seluas-luasnya, jaringan kita buka seluas-luasnya,” kata Zudan.

2. Enam penumpang teridentifikasi

Default Image IDN

Hingga saat ini, sudah ada enam korban Sriwijaya Air SJY 182 yang teridentifikasi lewat sidik jari. Mereka adalah Kopilot Nam Air Fadly Satrianto, Asy Habul Yamin, Khasanah, pramugari Nam Air Okky Bisma, Indah Halimah Putri dan Agus Minarni.

Hasil ini diperoleh usai DVI RS Polri melakukan pencocokan antara data Antemortem dengan data Postmortem yang telah dikumpulkan.

Enam jenazah ini merupakan penumpang pesawat Sriwijaya SJY 182 dengan rute Jakarta-Pontianak yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021) lalu.

Hingga Rabu sore, RS Polri sudah menerima 137 kantong jenazah dan 112 sampel DNA.

3. Pesawat Sriwijaya Air jatuh di Perairan Kepulauan Seribu

Default Image IDN

Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY 182 yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menuju Bandara Supadio Pontianak hilang kontak pada Sabtu, 9 Januari 2021 sekitar pukul 14.40 WIB. Diduga, pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. 

Pesawat jenis Boeing 737-500 tersebut mengangkut 62 orang, terdiri dari 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi, serta 12 kru pesawat.

Bagi keluarga penumpang yang ingin mendapatkan informasi terkait kecelakaan SJY 182, bisa menghubungi hotline Sriwijaya Air di nomor 021 806 37817. Ada juga posko di Terminal 2D kedatangan Bandara Soekarno-Hatta.

Editorial Team