Jakarta, IDN Times - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuat terobosan pada penyelenggaraan haji 2026 dengan meningkatkan kuota petugas perempuan hingga 30 persen. Langkah afirmatif ini mendapat apresiasi tinggi dari tokoh perempuan, Alissa Wahid.
Ditemui usai mengisi materi Diklat PPIH di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa (20/1/2026), Alissa mengungkapkan bahwa "Haji Ramah Perempuan" bukan sekadar jargon, melainkan kebutuhan mendesak. Pasalnya, mayoritas jemaah haji Indonesia adalah perempuan, namun fasilitas di Arab Saudi sering kali tidak ramah bagi kaum Hawa.
